Toyota Corolla Cross merupakan urban SUV yang menyita perhatian sejak peluncurannya. Mobil yang tersedia dalam varian mesin hybrid ini punya kemampuan tangguh untuk melintasi berbagai kontur jalanan.

Mulai dari aspal mulus perkotaan dan jalan bebas hambatan, sampai permukaan berkerikil dan tidak rata bisa pengendara lintasi dengan Corolla Cross.

Namun masalah yang kerap kita temui adalah jalanan yang tergenang air maupun banjir. Padahal Corolla Cross Hybrid identik akan komponen elektrikal dan baterai lithium yang cukup krusial.

Lantas apakah Corolla Cross Hybrid tak mampu menerjang jalan yang tergenang?

Adhara Edy Prabowo selaku Kepala Bengkel Auto2000 Lenteng Agung, Jakarta Selatan menjelaskan bahwa Corolla Cross Hybrid mampu untuk menerjang jalanan yang kondisinya tergenang air.

"Untuk Corolla Cross sendiri memiliki air intake yang cukup tinggi. Selain tergolong tinggi, intake-nya juga tidak menghadap ke depan tapi ke kanan," kata Adhara Edy Prabowo. 

"Dengan demikian aman untuk melibas air dengan ketinggian setengah ban. Untuk sistem hybrid sendiri memang cukup aman jika air yang dilintasi sampai setengah ban," Kepala Bengkel yang bisa disapa dengan panggilan Bowo itu menuturkan.

Kendati demikian, Bowo mengatakan bahwa sejatinya Corolla Cross tetaplah sebuah mobil yang merupakan transportasi darat. Memang tidak diciptakan untuk selalu masuk ke jalanan dengan permukaan air yang tinggi.

Selalu pilih jalanan yang aman untuk dilalui untuk keselamatan. Corolla Cross Hybrid sendiri dibekali mesin dengan mesin berkode 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc 4-silinder DOHC.

Mesin bensin berteknologi VVT-i tersebut sanggup menghasilkan power maksimum sebesar 98 PS dan torsi 142 Nm.

Mesin tersebut berpadu dengan motor listrik yang mampu menghasilkan power maksimum sebesar 72 PS dan torsi sebesar 162 Nm.

Selain diperkuat oleh mesin 2ZR-FXE, transmisi CVT juga digunakan pada Toyota Corolla Cross Hybrid ini.

Maka dari itu pergantian giginya cukup halus, kendaraan juga lebih senyap dan smooth. Transmisi matic 7 speed juga memberikan kenyamanan dan lebih safety dalam berkendara.

Ketika menekan tombol start, yang lebih dulu bekerja adalah motor listriknya. Kemudian pada kecepatan tertentu, sekitar 30 km/jam, berpindah ke mesin bensin.

Ketika motor listrik bekerja, suasana di kabin sangat hening. Hanya terdengar suara roda berputar, dan itu pun tidak terlalu mengganggu.

Galeri: Darren Winata & Toyota Corolla Cross Hybrid