Vios menjadi model paling besar selisihnya usai dapat insentif pajak.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menerapkan kebijakan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), mulai 1 Maret 2021. Setidaknya terdapat 21 model dari berbagai merek yang mendapat diskon tersebut.

Hal ini membuat harga mobil lebih murah. Bahkan turun hingga puluhan juta. Misalnya Toyota. Sebagai sebagai market leader di Indonesia, pabrikan asal Jepang ini memiliki lima model kendaraan yang menerima insentif pajak.

Dengan adanya kebijakan tersebut, PT Toyota Astra Motor (TAM) optimistis dapat kembali menggeliatkan industri otomotif Tanah Air. Hal ini diungkapkan Public Relation Manager TAM, Dimas Azka.

Dilansir Motor1.com dari Antara, Dimas Azka mengungkapkan keyakinan penyesuaian harga setelah PPnBM dapat menarik minat konsumen membeli mobil. Ia menuturkan setiap model yang mendapat insentif pajak harganya bervariasi.

Toyota GR Yaris Moose Test

Mulai belasan juta rupiah hingga menembus Rp65,2 juta untuk Vios karena PPnBM sebelumnya untuk sedan yang mencapai 30 persen.

"Optimistis pasti, karena dengan adanya penyesuaian harga ini, diharapkan calon konsumen yang sebelumnya mungkin terkendala jadi bisa merealisasikan pembeliannya," ungkap Dimas Azka seperti dilansir Antara, Selasa (2/3/2021).

Selain Vios, model lainnya dari Toyota yang mendapat insentif pajak adalah Avanza, Rush, Yaris, dan Sienta dengan pemotongan harga hingga puluhan juta rupiah.

Toyota Avanza (semua tipe) mendapat selisih harga setelah PPnBM mulai dari Rp12,2 juta - 15,7 juta, sehingga harganya menjadi Rp168,5 juta (varian transmover) hingga Rp239,3 juta (Avanza varian tertinggi).

Kemudian, Toyota Sienta memiliki selisih pengurangan harga mulai dari Rp18,7 juta - Rp28,2 juta. Sehingga harganya menjadi Rp258,1 juta hingga Rp354,3 juta (Varian Welcab).

Toyota Rush dari semua tipe memiliki penurunan harga mulai dari Rp17,2 juta hingga Rp18,3 juta untuk varian tertinggi. Sehingga untuk harga saat ini harga Toyota Rush dimulai dari Rp243 juta hingga yang tertinggi mencapai Rp263,3 juta.

Untuk model keempat yang mendapat insentif kelonggaran biaya PPnBM adalah Toyota Yaris yang dimulai dari Rp17,95 juta untuk varian terendah hingga Rp20,25 juta untuk varian TRD 7 airbags. Harganya ada pada rentang Rp248,3 juta hingga Rp284 juta.

Toyota Vios

Sedangkan untuk varian sedan Toyota Vios mendapatkan pengurangan biaya insentif dengan nominal yang cukup tinggi hingga mencapai Rp62,2 juta hingga yang terendah Rp59,5 juta.

Sehingga harga kendaraan sedan tersebut dimulai dari Rp265.4 juta hingga yang varian teratas saat ini dihargai menjadi Rp281,6 juta.

"Untuk Vios perbedaan harga jadi cukup besar karena dasar pengenaan PPnBM nya untuk sedan memang lebih besar dari contohnya mobil 4x2. Jadi pada saat relaksasi PPnBM penyesuaian harganya jadi lebih besar juga," katanya.

Kendaraan yang bisa menikmati insentif tersebut harus memenuhi kandungan komponen buatan lokal. Pemenuhan jumlah penggunaan komponen berasal dari hasil produksi dalam negeri yang dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor paling sedikit 70 persen.

Secara keseluruhan terdapat 115 jenis komponen yang bisa masuk dalam perhitungan kandungan lokal pada produksi mobil di Indonesia.

Dalam regulasi tersebut tercantum 21 model mobil yang bisa memanfaatkan insentif pajak. Berbagai model kendaraan tersebut merupakan produksi Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan Wuling.