Ketika Lotus Evija akhirnya hadir nanti, pasang telinga Anda baik-baik, karena suara yang dihasilkannya adalah versi remix dari knalpot mesin Cosworth DFV milik Lotus Type 49.

Anda dapat mendengar suara bising tersebut pada video yang disematkan di atas. Namun, sayangnya, suara tersebut - secara mekanis - tidak sekasar raungan aslinya.

Suara mesin Lotus Evija dibuat oleh produser asal Wales, Patrick Patrikios, yang memiliki pengalaman bekerja sama dengan sederet bintang pop papan atas, seperti Britney Spears dan Sia.

Untuk proyek ini, tujuannya adalah untuk menciptakan suara yang sesegera mungkin membangkitkan ingatan terhadap Lotus.

Pekerjaan itu akhirnya mengarah kepada mobil Formula Satu Type 49 dan mesinnya yang terkenal.

Galeri: Lotus Evija dengan Suara Mesin Lotus Type 49

Cosworth DFV melakukan debut kompetisinya pada musim 1967, dan Jim Clark mencetak kemenangan untuk Lotus pada balapan pertama menggunakan mesin tersebut.

Akhirnya, tim lain ikut mengadopsi, dan DFV praktis menjadi mesin default di F1.

Pada 1969 dan 1973, mobil yang bertenaga DFV sukses memenangkan setiap seri balapan F1 selama musim itu.

"Ada kemurnian pada mesin V8 itu, karakter mentah dan emosi yang membangkitkan sesuatu dalam jiwa Anda, seperti lagu-lagu terbaik," kata Patrikios.

Patrikios tidak hanya memberi karakter mesin DFV kepada Evija dan berhenti sampai di sana (walaupun itu mungkin bisa berhasil juga).

Sebagai gantinya, dia memperlambat suara mesin pembakaran tersebut dan melakukan beberapa penyaringan digital.

Hasilnya adalah dengungan elektronik yang terdistorsi. Kedengarannya seperti apa yang terjadi ketika Anda mencolokkan stereo yang salah dan mendapatkan feedback melalui speaker.

Hubungan apapun dengan raungan mekanis DFV dikebiri sampai tak tersisa.

Hypercar Evija ini diperkirakan bakal memulai debut pada paruh pertama 2021.

Lotus sempat menunda peluncurannya dari rencana semula yang dimaksudkan pada akhir 2020, karena pandemi virus corona menghambat proses pengujian kendaraan.

Hypercar listrik ini diklaim memiliki output mencengangkan, lebih dari 2.000 daya kuda (1.491 kilowatt).

Proyeksinya, Evija mampu melakukan sprint 0-100 kilometer perjam dalam waktu kurang dari 3 detik, dan 300 kpj di bawah 9 detik.