Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan kemunculan sepeda motor listrik dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Mulai dari mesin berperforma tinggi hingga moda komuter harian, tidak dapat disangkal bahwa elektrifikasi kendaraan roda dua bisa mengubah dunia menjadi lebih baik.

Namun, di antara sekian banyak terobosan, ada juga yang bikin Anda garuk kepala. Seperti sepeda motor roda satu yang kami tampilkan pada artikel ini.

Bukan hanya  terlihat (agak) mirip Ducati Monster, dengan rangka teralis merah mencolok dan tangki tiruan berotot, kendaraan itu juga tidak memiliki bagian depan.

Jadi, bagaimana tepatnya Anda mengendarai benda ini? Alibaba, melalui iklannya, membuat hal itu terdengar mudah: cukup naik dan tancap gas.

Dan, patut diingat, sepeda motor listrik roda satu ini tentu lebih merupakan sebuah "mainan" alih-alih alat transportasi yang sebenarnya,

Jadi, bakal sangat masuk akal jika proses pengoperasiannya pun dibuat sesederhana mungkin. Cukup lakukan yang terbaik setelah duduki di atas jok.

Memompa output hampir tiga daya kuda dari motor hub-nya, monocycle listrik ini dapat mencapai kecepatan maksimal  30 mil/jam (sekitar 48 km/jam).

Lantas, apa yang akan terjadi apabila Anda menarik tuas rem yang dipasang di stang saat ingin berhenti darurat? Kami tak mau membayangkannya.

Dan, sejujurnya, kami tak ingin siapapun berada dalam situasi tersebut.

Lebih baik, kita membahas hal menarik lainnya dari unicycle listrik Alibaba ini. Pihak pabrikan mengklaim bahwa jangkauan yang bisa ditempuhnya dalam sekali pengisian daya adalah35-60 mil (56-96 km).

Selain itu, mereka juga menjanjikan waktu pengisian baterai antara 6-8 jam, yang sebenarnya kurang mumpuni buat motor sekecil itu.

Jika karena alasan tertentu sepeda motor listrik satu roda ini menarik minat Anda, dan ingin menambahkannya ke dalam koleksi kendaraan aneh dan menakjubkan milik Anda, maka pastikan untuk mengunjungi tautan menuju iklan Alibaba di bawah ini.

Mainan kecil yang mewah ini dibanderol mulai dari 1.800 dolar AS (Rp25 jutaan), dan mungkin bisa menguras kantong lebih dalam - sampai 2.800 dolar AS (Rp40 juta)- tergantung dari mana datangnya pesanan.