Ketika dunia sedang dilanda demam elektrifikasi, hal itu justru menciptakan dilema bagi produsen sports car.

Bagaimana tidak, mesin pembakaran telah menjadi bagian integral dalam pengalaman mengemudi mobil sport, menghadirkan raungan parau selama lebih dari satu abad perkembangan otomotif.

Sebaliknya, kendaraan listrik sama sekali tidak bersuara. Hal itu memaksa pabrikan mobil untuk membuat pengganti artifisial yang terasa kurang wah.

Pada beberapa brand, mereka mulai berkompromi dengan keadaan, bergerak lebih cepat untuki transisi dan hanya memproduksi EV,

Tetapi, tidak semuanya terburu-buru. Porsche merupakan salah satu pabrikan yang mengambil waktu dan menyusun rencana.

Laporan terbaru dari Autoblog mengingatkan soal keinginan produsen mobil asal Jerman itu untuk mengubah lineup mereka jadi serba listrik, terutama Porsche 911 yang ikonik.

Namun, para penggemar tak perlu khawatir, setidaknya belum dalam waktu dekat.

Bos Porsche, Oliver Blume, mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa 911 akan terus menggunakan mesin pembakaran, minimal sampai dekade berikutnya.

Meski demikian, tidak berarti perusahaan akan menjauh sepenuhnya dari teknologi baterai.

Blume mengatakan bahwa mereka sedang mengerjakan 911 hybrid, menyamakannya dengan pengaturan Porsche 919. Langkah ini tentunya akan meningkatkan pengalaman berkendara.

Galeri: Porsche 911 Turbo 2021 - First Drive

Porsche tidak terburu-buru untuk menyetrum 911 karena kemungkinan bisa mengalami masalah pengemasan.

Bagian dari daya tarik 911 tidak hanya pada komponen mesin, tetapi juga lokasinya, yakni di bagian belakang.

Powertrain listrik sering kali membuat mayoritas bobot mobil berada di bawah dan di antara roda. Hal ini bisa mengubah karakteristik mengemudi 911 secara radikal.

Menurut Blume, meletakkan powertrain listrik di belakang juga tidak akan berhasil, karena "Anda tidak akan bisa mengemudikan mobil."

Para produsen mobil telah menetapkan 2030 sebagai periode penting untuk transisi dari mobil bertenaga pembakaran ke mobil listrik.

Volvo telah mengumumkan akan berhenti memproduksi kendaraan bertenaga ICE pada saat itu. Ford juga berjanji untuk hanya menjual EV di Eropa pada tahun yang sama.

GM berada tepat di belakang mereka, dengan tenggat waktu 2035 untuk transisi EV mereka - meskipun itu adalah target global.

Bagaimanapun, elektrifikasi akan datang. Sangat diragukan model seperti 911 dapat bertahan di era baru tanpa teknologi baterai.

Jadi, perubahan tak terelakkan, tapi Porsche masih bisa menikmati waktu.