Sampai saat ini, segmen entry level kendaraan listrik roda dua masih didominasi oleh skuter ringan.

Bermunculan dari sejumlah pabrikan lama maupun baru, komuter ramah lingkungan tersebut sangat cocok buat area perkotaan di beberapa negara Asia dan Eropa.

Namun, tampaknya tren mulai bergeser ke arah sepeda motor berukuran penuh, contohnya Komaki MX3 yang kami hadirkan di sini.

Apa yang tampak seperti mesin bertenaga bensin di awal era 2000-an, sebenarnya adalah sepeda motor listrik modern dengan banderol harga yang sangat terjangkau.

Diluncurkan di pasar India sebagai sepeda motor listrik tanpa banyak embel-embel dan atribut ekstra, Komaki MX3 dibanderol dengan harga setara 1.307 dolar AS (Rp18,8 juta).

Itu jelas sangat terjangkau, bahkan dalam segmen sepeda motor listrik entry level sekalipun. Jadi, mari kita lihat apa yang ditawarkan MX3.

Sebagai permulaan, tampilan keseluruhan dari sepeda motor ini terlihat dibuat sesuai dengan harganya.

Tidak dapat disangkal bahwa motor ini sama sekali tidak memiliki nuansa gaya yang biasa ditemukan pada mesin yang lebih premium. 

Check Out The New Komaki MX3 Electric Motorcycle

Kemudian, di bawah rangkanya ada paket baterai sederhana bertenaga 1.5kWh.

Meski angka kinerja sesungguhnya belum diungkapkan, Komaki mengklaim bahwa MX3 buatan mereka mampu menempuh jarak 85 hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Komaki MX3 juga dirancang sebagai komuter yang tahan lama.

Dilengkapi dengan rangka besi, e-bike ini melaju dengan roda berukuran penuh 17 inci, dan menggunakan satu set peredam kejut teleskopik standar pada kedua ujungnya.

Sepeda motor listrik ekonomis ini hadir dengan lampu halogen standar dengan sinyal belok LED, ditambah tiga mode daya yang dapat diubah melalui sakelar yang ada di sisi kanan stang.

Secara keseluruhan, jelas terlihat bahwa Komaki MX3 menyasar sisi pasar yang ramah budget.

Namun, motor ini juga cocok sebagai alternatif bagi penduduk kota yang mencari komuter sederhana untuk mengantar mereka bepergian setiap hari.

Hanya masalah waktu sebelum kita melihat lebih banyak sepeda motor listrik entry level yang memiliki peralatan lebih lengkap di pasaran.