Hanya ada 349 unit Ferrari F50 yang ada di dunia. Diperkenalkan pada 1995, mobil sport bermesin tengah termasuk mobil ikonik yang berasal dari Italia.

Unit terakhir keluar dari perakitan pada 1997. Namun, salah satu unit Ferrari yang langka ini kesulitan menemukan pemiliknya yang sah.

Ini terjadi Buffalo, New York, AS. Sebuah Ferrari F50 buatan 1996 senilai 1,94 juta dolar AS (sekitar Rp27,9 miliar) ini telah menimbulkan tanda tanya.

Siapa pemiliknya yang sah secara hukum? Menurut laporan itu, mobil sport itu ditahan oleh Bea Cukai and Pengawas Perbatasan (CBP) saat diangkut dari Kanada ke Amerika Serikat.

Melalui Pelabuhan Peace Bridge pada 14 Desember 2019. Pelat VIN atau identifikasi Ferrari F50 itu yang tampaknya dirusak.

Dengan demikian, pemerintah federal jadi pemilik Ferrari F50 sejak saat itu karena dianggap barang ilegal.

Galeri: Ferrari F50 1995

Setelah diselidiki dan dengan bantuan pihak Ferrari, ditemukan bahwa Ferrari F50 merah sebenarnya dilaporkan dicuri di Italia pada 2003.

Saat itu masih dimiliki oleh seorang pria Italia bernama Paolo Provenzi dan dicuri saat diparkir di sebuah hotel sebulan setelah dia membelinya.

Menurut laporan Buffalo News, Paolo Provenzi memberikan dokumen untuk membuktikan bahwa perusahaan asuransinya tidak menanggung Ferrari yang dicuri.

Artinya, Paolo Provenzi ingin menyampaikan bahwa Ferrari F50 itu adalah miliknya tapi dicuri pada 2003 dan tidak dikaver asuransi.

Masalahnya, ada orang lain yang mengklaim kepemilikan kendaraan tersebut. Mohammed Alsaloussi, seorang pria Florida yang membeli kendaraan itu secara online.

Mohammed Alsaloussi membayar seharga 1,435 juta dolar AS untuk koleksi mobil langka miliknya pada September 2019.

Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Barat New York telah mengajukan gugatan perdata untuk menentukan kepemilikan Ferrari F50 1996 ini.

Menurut Pengacara AS James P. Kennedy, Jr. memberikan pernyataan yang tak jelas posisinya di kasus ini.

"Setelah penyelidikan, kami akan memutuskan bahwa tidak pantas bagi kami untuk menggunakan otoritas kami untuk menentukan nasib mobil yang luar biasa ini.”

"Setelah pengembaraan selama 18 tahun, kami telah memutuskan bahwa sudah waktunya pengadilan untuk menentukan pemilik sah kendaraan tersebut."

Artinya, pemilik Ferrari sengketa ini akan ditentukan oleh pengadilan. Jadi milik pemilik lama sebelum dicuri atau milik si pembeli terakhir.