Mesin V12 sudah pasti dipertahankan, tapi dengan pengaturan hybrid.

Jujur saja, kami tak bisa lagi menghitung berapa banyak versi Aventador yang diproduksi Lamborghini dalam dekade terakhir.

Suksesor Murcielago itu hadir pada 2011. Meski supercar biasanya tidak mengikuti siklus hidup tujuh tahun ala industri otomotif, Aventador dirasa sudah cukup tua.

Tapi, tidak perlu khawatir. Menurut laporan terbaru dari Autocar, penggantinya akan segera datang.

Publikasi Inggris itu mengklaim satu dari dua model V12 yang dikonfirmasi Lamborghini untuk debut akhir tahun ini, akan mempratinjau penerus Aventador yang dijadwalkan hadir pada 2022.

Itu cukup masuk akal, mengingat Reventon yang dulu diluncurkan jelang akhir 2007, ujung-ujungnya diketahui sebagai sneak preview dari Aventador.

Galeri: Lamborghini Sian dalam Balutan Ungu, Hijau, dan Putih

Ketika Sian FKP 37 debut pada September 2019, bos desain Lamborghini, Mitja Borkert, mengatakan bahwa tampilan supercar hybrid itu tidak akan jadi acuan model flagship V12 generasi berikutnya.

Lambo baru akan memiliki desain yang berbeda, tapi tetap mewarisi powertrain hybrid dari model produksi elektrifikasi pertama milik perusahaan.

Bos teknis Lamborghini, Maurizio Reggiani, sebelumnya juga sudah mengonfirmasi bahwa mesin V12 tidak akan mengadopsi turbocharging.

Sebaliknya, setup hybrid akan menghadirkan yang terbaik dari kedua sisi: meningkatkan total output, sambil membantu Lamborghini memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat.

Tata letak all-wheel-drive sempat dipertimbangkan, dengan mesin 12 silinder naturally aspirated menggerakkan roda belakang, dan motor listrik menggerakkan poros depan.

Bobot adalah musuh kinerja. Jadi, kemungkinan besar suksesor Aventador akan menggunakan superkapasitor yang terpasang di gearbox, ditambah baterai lithium-ion untuk dorongan ekstra tanpa menambah beban.

Pada Sian FKP 37, perangkat keras ekstra itu hanya berbobot 75 pon (34 kilogram), jauh lebih ringan dibandingkan dengan powertrain hybrid biasa.

Pengaturan mild-hybrid itu memiliki motor dengan skala tenaga-banding-berat 1:1, bisa menghasilkan 34 dk.

Adapun Lambo V12 satunya yang bakal debut tahun ini juga diduga mewarisi teknologi superkapasitor dari Sian FKP 37. Mobil ini diyakini menawarkan output gabungan 808 daya kuda.

Bergerak ke model lain, Urus yang diperbarui sebagai plug-in hybrid akan tiba pada 2022, sedangkan Huracan tidak akan diganti setidaknya sampai 2024.

Model keempat, kemungkinan grand tourer 2+2 full listrik, telah dipertimbangkan cukup lama. Tetapi, mobil itu tidak akan masuk pasar sebelum 2025.