Sekarang saatnya kami buat artikel yang berbeda. Inilah masalahnya: bagaimana jika semua perusahaan teknologi besar juga terjun ke bisnis pembuatan mobil?

Kita tahu, belum lama ini Apple telah lama berbicara tentang memperkenalkan mobilnya sendiri.

Dan jangan sampai kita melupakan konsep Sony Vision S yang mengejutkan awal tahun 2020 lalu, dan terlihat sangat siap produksi.

Untuk menambah daftar itu, situs mobil van, Vanarama, mengirimi kami sekelompok rendering fiksi yang aneh ini.

Isinya adalah gambar-gambar prediksi wujud kendaraan yang akan diproduksi berbagai perusahaan teknologi besar di masa depan.

Sekaligus, membayangkan masa depan pengalaman berkendara yang unik dan mungkin konyol, mari kita hadapi itu.

Tapi, terkadang kita juga bisa mendapatkan keuntungan dari menjadi sedikit konyol.

Jadi dengan mengingat hal itu, hentikan ketidakpercayaan Anda barang satu atau dua menit terhadap berbagai kendaran masa depan yang inovatif seperti ini.

Bayangkan diri Anda mengendarai salah satu mobil otonom bersumber teknologi yang aneh ini.

Beberapa mungkin lebih menyenangkan daripada yang lain. Bahkan, ada satu yang kami tidak keberatan menghabiskan waktu dengannya sekarang.

Zoom MeetUp

Zoom

Sebagai catatan, ini bukan mobil berteknologi yang kami ingin habiskan waktu dengannya. Ya, tahun 2020 memang mendefinisikan ulang dunia komunikasi tatap muka jarak jauh.

Tetapi juga mengungkapkan betapa banyak orang yang suka duduk di sekitar rumah dengan pakaian dalam mereka ketika kita mengikuti rapat Zoom.

Karena itu, dapatkah Anda bayangkan orang-orang di dalam mobil Zoom seluler ini secara tidak sengaja mengupil atau mungkin mengamuk di jalan raya selama rapat?

Jika Anda kebetulan ikut serta dalam pertemuan Zoom di mana setidaknya satu orang lupa kamera sedang berjalan, Anda tahu betapa buruknya gagasan tentang mobil ini.

Amazon Prime Max

Amazon

Amazon sudah menawarkan semua jenis barang, jadi mengapa tidak mobil, atau dalam hal ini, sebuah van?

Deskripsi Vanarama mengatakan mobil ini datang dengan armada robotnya sendiri, yang sebenarnya membuat kami memikirkan aplikasi komersial untuk ide ini.

Ada ruang di dalam untuk alat dan bahan, dan robot itu dapat melakukan segalanya. Di antaranya membawa barang-barang itu ke kontraktor hingga melakukan survei.

Dan bahkan mungkin melakukan pekerjaan di area yang sulit dijangkau. Sejujurnya, dari semua ide aneh di sini, inilah yang sebenarnya masuk akal untuk dunia nyata.

Apple iDrive

Apple

Sementara van Amazon adalah yang paling praktis dalam daftar ini, mobil Apple adalah yang paling mungkin untuk diproduksi.

Wujudnya tidak belum tentu seperti ini, tidak ada yang tahu seperti apa tampilannya. Tetapi jika itu adalah produk Apple, kami dapat menduga beberapa hal tentangnya.

Sebagai permulaan, mobil itu harus bergaya dan dikemas dengan teknologi tetapi juga sangat mahal.

Kami berharap wujudnya akan rapi, dan sepertinya di dalamnya juga terdapat cup holder (tempat atau lubang untuk menyimpan botol) yang unik.

Keunikannya adalah, cup holder tersebut akan berbentuk persegi dan bukan bulat . Cocok untuk set Apple iCup seharga 150 dolar AS (sekitar Rp 2,1 juta) yang tersedia di toko Apple.

Netflix CineMove

Netflix

Mari jujur. CineMove sudah ada di mana-mana. Maka itu, wajar jika suatu saat dibuat mobil “bioskop” bersayap camar persegi panjang seperti yang digambarkan di sini.

Netflix sepertinya paling berkompeten memproduksi mobil seperti ini.

Wujudnya terlihat mirip dengan wahana Virtual Reality yang bisa ditemukan di restoran-restoran pusat perbelanjaan seluruh Amerika Serikat.

Aftermarketnya sudah penuh kustom, dikemas dengan perangkat suara dan video seluler. Bahkan, konsep yang satu ini benar-benar menggantikan kaca depan dengan layar TV.

Kalau dipikir-pikir, betapa kerennya menonton aksi-aksi Marty McFly (tokoh utama film Back to the Future yang diperankan oleh Michael J. Fox) dalam mobil ini.

Kita melihat McFly mengendarai mobil DeLorean Doc Brownnya mencapai 88 mil/jam (141 km/jam), sambil berada dalam mobil dengan kecepatan yang sama.

Peloton CommuCycle

Peloton

Peloton adalah perusahaan yang menawarkan streaming langsung berbasis cloud dari konten latihan bersepeda instruksional melalui konsol sentuh.

Perusahaan berbasis di New York ini menawarkannya secara online maupun kelas langsung serta berfokus pada latihan kardio dan kekuatan.

Dan, perusahaan ini bisa saja membuat Peloton CommuCycle, kendaraan bersumber teknologi produk  untuk mereka yang terobsesi pergi ke gym tetapi tidak punya waktu.

Agaknya, exercise bike pada mobil berkonsep autonomous EV ini tidak hanya jadi tempat fitness sebelum bekerja, tetapi juga membantu mengisi daya baterainya.

Ini mungkin teori yang rapi. Tapi kecuali ada pancuran di suatu tempat, bersiaplah menyambut siapa pun yang datang ke kantor dengan keringat dan bau badan.

Jika itu tidak diantisipasi, sepertinya Peloton Commucyle ini akan menjadi produk gagal jika diproduksi.

AirBnB Serenity Shuttle

Airbnb

AirBnB merupakan layanan online yang menyediakan jasa sewa rumah atau apartemen yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Dengan kata lain, saat Anda sedang traveling dan membutuhkan penginapan, Anda bisa memesannya melalui AirBnB.

Dan kami pikir, Airbnb Serenity Shuttle ini tidak akan gagal. Ini kemenangan. Kemenangan besar, pada kenyataannya, dan yang kami inginkan sekarang. Dan kenapa tidak?

Ini hanyalah evolusi otonom dari model Vanlife yang, selama beberapa tahun terakhir, telah menikmati kebangkitan global yang luar biasa.

Layanan Airbnb Serenity Shuttle ini tidak hanya membawa Anda ke tempat tujuan bersantai dengan nyaman.

Anda juga mendapatkan bonus tambahan dalam bentuk pengantaran langsung ke tempat tujuan.

Jadi, apakah Airbnb Serenity Shuttle ini benar-benar menjadi sebuah “tujuan” untuk dibuat oleh perusahaan? Siapa tahu. Kami hanya tahu kami menginginkannya.