Sudah lebih dari satu dekade sejak Mercedes-Benz berhenti memproduksi SLR McLaren yang populer, tetapi coupe V8 supercharged itu tidak pernah pergi dari hati para penggemarnya.

Salah seorang pengagum tersebut adalah Georgi Bozhkov. Kini, dia membayangkan konsep SLR McLaren baru dan mengunggah rendering tidak resmi itu ke halaman Behance miliknya.

Jika sketsanya tahun lalu memperlihatkan versi modern dari desain SLR yang didominasi Mercedes, kali ini Bozhkov menghadirkan supercar bermesin depan tersebut dalam gaya condong ke McLaren.

Hal yang menarik adalah, mesin mobil ternyata berada di belakang tempat duduk. Coba perhatikan gambar di bawah ini untuk mengetahui apa yang kami maksud.

Galeri: Rendering Mercedes SLR McLaren Modern oleh Georgi Bozhkov

Rendering di atas sebenarnya cukup jelas, Bozhkov menggunakan bahasa desain McLaren dengan tata letak mesin depan (atau begitulah yang kami kira).

Anda dapat melihat gaya khas McLaren pada fasia depan dan head light. Sedangkan roof scoop, yang tersedia untuk produk Mac via MSO dan Senna, juga telah ditambahkan.

Itu adalah petunjuk pertama yang kami tangkap, bahwa mesin pada rendering ini ternyata berada di bagian belakang mobil, meskipun dia memiliki kap yang panjang.

Pada sisi samping, kita tidak dapat menyangkal bahwa ada pengaruh Dodge Viper yang hadir di sana. Namun, sulit melewatkan bilah khas di spatbor depan, yang mengingatkan kita kepada SLR McLaren asli.

Ada juga emblem Bintang Berujung Tiga di atas bilahnya, yang mungkin merupakan satu-satunya hal berbau Mercedes pada mobil ini.

Pindah ke bagian belakang, konfirmasi lebih lanjut terhadap tata letak mesin belakang dapat dilihat dari penutup mesin dan pipa knalpot yang diposisikan tinggi pada ekor mobil.

Itu merupakan salah satu pengaturan khas McLaren, dengan outlet knalpot berada tepat di sebelah mesin untuk memperpendek saluran pipa, ergo, serta menjaga bobot keseluruhan kendaraan tetap rendah.

Jika tampilan kap panjang dan layout mesin belakang ini sama sekali tidak masuk akal buat Anda, jangan khawatir, karena ini hanya imajinasi belaka.

Namun, mengharapkan kembalinya mobil ikonik macam SLR McLaren jelas bukan hal yang buruk.