Ogah direstorasi dan lebih menyukai bentuk asli saat didapatkan.

Sesuatu yang klasik, vintage, jadul, atau apa pun itu namanya sering menarik perhatian kita. Tak hanya untuk mobil tapi motor pun berada di derajat yang sama.

Bahkan, saat melihat motor klasik, kerap ada memori yang bangkit atau sekadar rasa takjub melihat sebuah karya otomotif tempo dulu.

Masalahnya, sejak dunia dihajar pandemi Covid 19, akses untuk melihat dan menikmati motor klasik jadi luar biasa terbatas.

Museum tutup dan berbagai event otomotif klasik pun batal digelar lantaran harus mematuhi protokol kesehatan.

Fan motor klasik hanya bisa mengandalkan internet untuk menyegarkan pikiran mereka melihat buah karya pabrikan motor di masa lalu.

Pada video yang kami sematkan di bodi artikel, Anda akan terkejut melihat seseorang yang memiliki koleksi motor klasik yang sangat banyak.

Perhitungan kasar, jumlahnya mencapai 5 ribu buah motor klasik dari berbagai merek dan model. Saking lengkapnya, ada yang variannya berurutan untuk satu model.

Pemilik koleksi berharga itu bernama Steve Davis. Semua motor koleksi itu ditempatkan di beberapa gudang garasi yang berantakan dan gudang berdebu.

Meski demikian, di sana tersaji harta peninggalan yang luar bisa. Baik itu minimoto CT Honda, motorcross SC Yamaha, atau sepeda putar Hercules Wankel.

Kolektor yang berbasis di Carolina Utara itu tidak terbatas pada motor utuh tapi juga beberapa suku cadang.

Lihat saja, ada blok mesin dan jajaran knalpot motor lawas. Jumlahnya luar biasa banyak dan menempati satu gudang penuh.

Saat ditanya apakah Steve Davis tidak ingin merestorasinya, dia menjawab lebih menyukai kondisi motor-motornya saat ini ketimbang direstorasi.

Meski demikian, Steve Davis tidak memiliki motor yang sangat langka seperti Vincent Rapide atau Velocette Venom.

Untuk itu, mari kita kunjungi tetangga Steve Davis. Hanya disebut sebagai Robin, orang Inggris yang dengan bangga memamerkan motor langkanya.

Ada Norton Dominator dan Triumph Bonneville orisinal. Tentu saja ada Vincent Rapide atau Velocette Venom.

Tidak seperti koleksi Steve Davis yang luas, garasi Robin lebih rapi dan bersih lantaran jumlah motornya tak terlalu banyak.

Bahkan, semua motor Robin dalam kondisi setengah jadi alias tak sekotor gudangnya Steve Davis. Bahkan, motor Robin pun sangat layak untuk langsung dikirim ke museum.

Selanjutnya, selamat menikmati video yang isinya hanya soal motor klasik langka, ikonik, dan bersejarah milik dua kakek asal AS ini.