Tidak hanya mobil balap paling ikonik dari Porsche yang sukses di lintasan balap, tetapi banyak dari mereka memiliki julukan yang lucu.

Dengan melihat catatan sejarah dari masa ke masa, pembuat mobil asal Jerman tersebut membagikan lima nama panggilan paling lucu dari masa lalu.

Tidak mungkin membicarakan nama panggilan Porsche tanpa memulai dengan Moby Dick. Ini adalah Porsche 935/78, masih menjadi mobil balap terkuat berbasis Porsche 911.

Moby Dick memiliki hidung panjang dan ekor yang tinggi, cukup lucu untuk mendapatkan nama julukan dari novel karya Herman Melville yang terkenal itu.

Diduga, ide tersebut muncul dari mekanik tim balap itu setelah tanpa lelah mengerjakan mobil balap yang kurang sukses tersebut.

Galeri: Porsche 935 K3 1979 Sasis 009 0015

Berikutnya, nama julukan Porsche lainnya adalah Pink Pig, yang diberikan kepada mobil balap Porsche 917.

Salah satu topik yang sangat diperdebatkan dalam lingkaran Porsche adalah jika pembalap Pink Pig  lebih ikonik daripada Moby Dick.

Terlepas dari itu, mobil balap pemenang LeMans tersebut mendapatkan livery dan nama yang terinspirasi dari toko daging.

Itu terjadi setelah Pink Pig menerima sasis yang diperbesar dan dikerjakan ulang. Terlihat skema catnya menguraikan berbagai potongan dari daging babi.

Sementara dua contoh sebelumnya sangat ikonik, Porsche 718 W-RS Spyder yang dijuluki Grand Mother (Nenek) sepertinya tidak terlalu dikenal.

Mobil ini mendapatkan julukan Nenek karena masa jabatannya yang begitu panjang dalam dunia balap.

Porsche 718 W-RS Spyder ini adalah paket yang sangat kompetitif, sehingga tetap digunakan dari tahun 1961-1964, menaklukkan balapan terkenal seperti Targa Florio.

Kemudian, salah satu mobil paling aneh dalam daftar di atas adalah Porsche 356 B 2000 GS Carrera GT, dan ini bukan Carrera GT yang mungkin Anda pikirkan.

Memiliki julukan Triangular Scraper (pengikis segitiga), mobil ini pada dasarnya adalah Porsche 356 dengan bodi aluminium yang didesain ulang.

Mobil ini sangat penting karena nama dan estetikanya berasal dari aspirasi pabrikan mobil Jerman tersebut untuk terjun ke dunia balap GT.

Yang terakhir adalah Porsche 904/8, yang dikenal sebagai Kanguru. Namun, bukan karena kecepatannya seperti Kanguru yang sedang melompat.

Porsche 904/8 mendapatkan julukan ini karena perilaku mengemudi melompat yang menakutkan. Itu disebabkan oleh ketidakseimbangan antara unit daya dan sasis.

Beberapa dari nama-nama ini memiliki tingkat keseksian tersendiri satu sama lain.

Semuanya melukiskan gambaran, bagaimana Porsche menghasilkan kesuksesan yang mengejutkan di trek balap.