Tingkat kemiskinan global turun selama satu dekade terakhir, bersamaan dengan berkembangnya kelas sosial menengah.

Meski demikian, tetap saja tidak semua orang memiliki kesempatan (dan kemampuan) untuk membeli produk terbaru dan terhebat dari produsen mobil raksasa dunia.

Negara seperti Tunisia, misalnya, memiliki kondisi di mana akan sangat mahal bagi seseorang untuk membeli mobil baru.

Hal itu mendorong banyak konsumen beralih ke pasar mobil bekas, atau tidak belanja sama sekali.

Padahal, sebenarnya ada solusi lokal yang disebut Wallys Car.

Perusahaan ini menawarkan produk mereka, Iris, mobil buatan tangan yang dibanderol mulai dari 13.000 dolar AS (Rp 190 jutaan) saja.

Setengah dari biaya mobil itu terikat pada mesinnya yang diimpor dari Prancis - meskipun unit tersebut bakal dijejalkan ke dalam bodi fiberglass rakitan Tunisia.

Jumlah itu ternyata masih sangat mahal bagi kebanyakan masyarakat kelas menengah, walaupun jauh lebih murah daripada mayoritas mobil baru.

Video dari Business Insider di atas mencatat bahwa Toyota Corolla baru saja, bisa dijual mulai dari 30.000 dolar AS (Rp438 juta) di negara Afrika Utara tersebut.

Bahkan, mobil bekas Ford Fiesta sering kali dihargai dua kali lebih mahal daripada di Amerika Serikat (AS), misalnya.

Galeri: Wallys Car Iris

Tapi, sebenarnya, apa yang bisa Anda dapatkan dengan menyetor 13.000 dolar AS kepada Wally Cars?

Iris adalah mobil bare-bones yang dirancang untuk membantu mengatasi masalah tertentu. Jadi, jangan harapkan segala fitur dan kemewahan yang biasa kita temukan pada mobil baru saat ini.

Namun, para pelanggan yang menginginkan lebih, takkan dibiarkan kecewa. Hanya saja, harganya bisa melonjak lebih dari dua kali lipat, berkat daftar opsi yang luas.

Upgrade eksterior termasuk lampu depan dan lampu kabut LED, sensor cadangan, kamera spion, pelek 16 inci, serta pilihan warna eksterior yang berani, mencakup rangkaian warna merah muda dan ungu.

Spesifikasi mobilnya tak terlalu spektakuler atau mencengangkan, tetapi juga tidak mengecewakan.

Wally Cars Iris mendapatkan tenaga yang berasal dari mesin tiga silinder 1,2 liter, menghasilkan 82 daya kuda (61 kilowatt), dengan kecepatan tertinggi 98 mil/jam (158 km/jam).

Itu jelas bukan output AMG, tapi bagi sebagian orang sudah merupakan kekuatan yang besar.

Satu-satunya aspek yang terasa agak kurang adalah interior.

Kendati begitu, pelanggan dapat mempercantiknya dengan menambahkan speaker depan, kursi yang lebih nyaman, soundproof ekstra, armrest, dan layar sentuh - yang harganya sekitar 700 dolar AS (Rp10,2 juta).