Tanpa penggerak semua roda? Tidak masalah.

Melihat Subaru menari di atas salju, itu bukanlah masalah besar. Inti dari Subaru berasal dari mobil yang menikmati hidup, yang tidak hanya dihabiskan sepenuhnya di aspal.

Subaru BRZ 2022 dengan platform mobil sport penggerak roda belakang (rear-wheel-drive)-nya yang kecil, berbeda dari saudara kandung Subie (sapaan Subaru) all-wheel-drive lainnya.

Tetapi jangan pernah berpikir sejenak pun, bahwa mobil ini tidak berdaya dalam situasi traksi rendah seperti di salju.

Sebagai bukti, lihatlah video terbaru dari Subaru On-Tube yang disajikan pada kanal YouTube ini. Pengemudi Subaru BRZ 2022 ini adalah pereli Jepang, Takuma Kamada.

Sebagai pereli, Kamada jelas memiliki banyak keterampilan mengemudi, termasuk menguasai counter steering. Mobil ini juga dilengkapi dengan satu set ban salju.

Ban salju tersebut selalu menjadi ide yang bagus untuk dipasang pada kendaraan apa pun pada musim dingin.

Selain itu, ban seperti ini juga sangat penting untuk mesin penggerak roda belakang yang ringan seperti Subaru BRZ ini.

Ban salju ini juga membantu agar Subaru BRZ tidak mengemas tenaga yang berlebihan.

Sebanyak 228 tenaga kuda (170 kilowatt) Subaru BRZ tiba di roda belakang berkat mesin inline-4 kapasitas 2,4 liter.

Mesin tersebut dikelola oleh transmisi manual enam kecepatan atau otomatis enam kecepatan.

Galeri: New Subaru BRZ 2022

Kami belum pernah mengetes Subaru BRZ 2022 ini untuk diri kami sendiri, tetapi model generasi sebelumnya benar-benar menyenangkan, baik ketika di jalan maupun lintasan balap.

Rangka Subaru BRZ terbaru ini sebagian besar terpasang dengan beberapa penyesuaian untuk meningkatkan kekakuan.

Jadi, tidak ada alasan untuk tidak percaya bahwa kami akan merasakan kegembiraan yang sama saat berada di belakang kemudi Subaru BRZ terbaru ini.

Video di salju ini tidak hanya menunjukkan sebuah mobil yang tampaknya mudah dikendalikan dan dikemudikan saat Anda ingin bersenang-senang.

Tetapi juga menunjukkan bahwa Subaru BRZ bisa menjadi pendamping yang jinak meski kondisinya tidak ideal.

Paruh pertama video menunjukkan Subie menaklukkan jalan bersalju dengan tidak ada goyangan dari belakang.

Sebagai perbandingan, kompatriot Subaru, yakni Toyota, baru-baru ini juga mengungkapkan versi “BRZ”-nya, Toyota GR 86.

Dengan perbedaan yang hanya sedikit, Toyota GR 86 menawarkan ketenangan dan kesenangan serupa dalam kondisi seperti itu.

Kami akan dengan senang hati menguji kedua mobil tersebut begitu mereka tiba di Amerika Serikat, yang akan dilakukan akhir tahun ini untuk Subaru.

Sedangkan Toyota GR 86 mulai dijual di Jepang pada musim gugur, tetapi kami mungkin tidak akan melihatnya di Amerika Serikat hingga 2022.