Diluncurkan pertama kali pada 1958, Hongqi merupakan produsen otomotif tertua di Cina.

Selama tahap pertama keberadaan mereka, brand tersebut hanya terbatas digunakan oleh para pejabat tinggi pemerintahan - sebelum diumumkan tidak lagi berfungsi pada tahun 1981.

FAW Group kemudian menghidupkan kembali merek tersebut pada pertengahan 1990-an, dan saat ini menjual enam model berbeda kepada pelanggan di Cina, termasuk empat sedan dan dua crossover.

Lompat ke Auto Shanghai 2021, Hongqi mulai melihat masa depan dengan memperkenalkan L-Concept.

Kami tidak memiliki banyak informasi resmi, meskipun sumber yang berbeda dari Negeri Tirai Bambu melaporkan bahwa konsep sedan modernistic itu akan diproduksi pada 2023.

Apakah model produksinya juga bakal menampilkan font end yang sangat mencolok seperti prototipe, belum diketahui pada saat ini.

Galeri: Hongqi L-Concept

L-Concept kreasi Hongqi ini berbentuk sedan/liftback besar dengan garis atap miring dan profil samping yang terlihat seperti coupe.

Bodinya memiliki finishing dalam dua warna plus atap putih, yang berubah menjadi cover berpola berlian menarik di bagian belakang, menggantikan jendela tradisional.

Situasinya jauh lebih menarik di dalam kabin. Konsep ini memiliki tata letak tiga tempat duduk, dengan satu berada di depan dan dua lainnya di belakang.

Dari apa yang bisa kami lihat, tidak ada kursi penumpang di area depan, sehingga kursi belakang dapat diatur ke posisi yang lebih santai untuk menambah kenyamanan.

Fitur interior lain yang patut dibicarakan adalah lampu gantung yang berada di antara kursi belakang.

Bagian itu bergabung dengan trim kabin yang mengkilap dan lampu LED yang tak terhitung jumlahnya, menciptakan suasana keseluruhan yang mewah.

Pelapis kulit dua warna yang digunakan juga terlihat pas.

Terakhir dan paling menarik, konsep ini tidak memiliki roda kemudi sama sekali. Ini bisa jadi mengindikasikan bahwa L-Concept bakal dilengkapi fitur semacam sistem penggerak otonom.

Mengingat versi produksinya dijadwalkan pada 2023, artinya Hongqi percaya diri bisa menyelesaikan teknologi otonomus dalam dua tahun.

Jika tidak, kemungkinan besar mobil aslinya akan mendapat tambahan setir konvensional sebagai alat kemudi.