Mayoritas mobil yang dipamerkan masih memiliki originalitas luar biasa.

Jika Anda penggemar mobil klasik, apalagi model yang terbilang unik dan langka, gelaran Art and Classic Festival di Mall of Indonesia (MOI) Jakarta, sepanjang pekan lalu, tak ubahnya surga.

Bagaimana tidak. Selama lima hari, 21-25 April 2021, Anda bisa menikmati sederet produk otomotif jadul yang sangat jarang terlihat di Indonesia.

Mulai dari Toyota Starlet P80 1994 bermesin diesel yang hanya ada satu di Indonesia, sampai Renault 4 keluaran 1971, yang dulunya pernah jadi angkutan di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, kita juga bisa melihat mobil yang sudah berusia enam dekade lebih, seperti Mercedes-Benz Ponton 180 (W120) produksi 1955 atau VW Beetle 1953.

Menariknya, walaupun sudah berumur, semua mobil yang ada pada event ini tetap terlihat bersih, rapi, dan mulus. Surat-suratnya lengkap, dan masih bisa beroperasi dengan baik!

"Mengingat ini adalah mobil klasik yang sangat bernilai, perawatannya pun juga ekstra. Mereka tak sembarangan dibawa keluar, hanya pada momen tertentu saja," kata Helmie Sarosa dari Kedai Built Up.

Galeri: Art and Classic Festival MOI

Mayoritas mobil yang dipamerkan masih memiliki originalitas yang luar biasa. Artinya, tak banyak sentuhan modifikasi, dan restorasi pun dilakukan seperlunya.

Truk pickup Chevrolet El Camino 1970 milik Gazpoll Racing Team, misalnya, cuma mengalami pengecatan ulang dan penggantian ban plus velg.

Sisanya, masih sangat otentik, termasuk mesin V8 350 cu (5,7 liter) yang berada di bawah kap.

Tak heran apabila di antara empat unit El Camino yang ada di Indonesia, konon hanya mobil ini yang masih bisa berfungsi sempurna.

Hal yang sama juga berlaku pada Citroen Ami 6 keluaran 1966 yang masih sangat mulus. Bahkan, oleh pemiliknya, family car jadul itu masih sering dibawa jalan-jalan.

Tampilan bodi belakang yang unik serupa kapal layar tetap terjaga baik, balutan cat biru muda dan putih kian menambah kesan klasiknya.

Mesin dua silinder 602 cc sebagai pusat tenaga juga masih prima.

Helmie Sarosa - Kedai Built Up

Layaknya eksebisi, tentu ada kemungkinan mobil-mobil ini bakal dilirik pembeli. Maklum, siapa tak tergoda dengan tampilan unik dan aura retro yang dipancarkannya.

Kebetulan, beberapa di antara mereka memang terbuka untuk dilego, seperti Peugeot 504 GL keluaran 1980 dan Mazda RX-7 1983.

Namun, dana yang dibutuhkan tentu juga selangit. RX-7, menurut Helmie, bisa menguras kocek Anda hingga lebih dari Rp1 miliar.

"Ya, memang itulah mobil klasik, apalagi langka. Harganya tentu akan melambung berkali lipat. Dan, biasanya, sang pemilik juga tak terpaksa untuk menjual. Santai saja," tambah Helmie.

Starlet diesel juga menjadi mobil yang paling banyak diminati bersama dengan Daihatsu Charade DeTomaso 1994.

Namun, para pemilik masih belum rela melepas kendaraan kesayangan mereka. Atau, bisa jadi, menanti tawaran yang tepat sesuai nilai kelangkaannya.

Tak hanya mobil jadul, Art and Classic Festival juga menampilkan pameran sepeda motor dan vespa retro yang disponsori Pasar Jongkok Otomotif (Parjo), serta karya seni dari barang bekas milik Kakak Adik Konsep.

Namun, tak bisa disangkal bahwa daya tarik terbesar pada event tersebut adalah puluhan mobil klasik yang dipajang berjejer di lobi MOI.