Toyota Prius jadi mobil hybrid pertama yang diproduksi massal dan sudah bisa masuk pasar Amerika Serikat pada 1999.

Waktu berlalu, lebih dari 20 tahun kemudian, mobil listrik dan hybrid telah mencapai 5,4 juta unit di jalanan.

Untuk kategori plug-in hybrid jadi yang paling sedikit terjual dan hanya 1,4 juta unit sejak debutnya pada 2010.

Apa pun itu, mobil bertenaga listrik murni atau yang hybrid sudah sangat populer dan semua pabrikan telah membuatnya.

external_image

Tapi, itu tidak berbanding lurus dengan industri sepeda motor. Industri motor belum benar-benar serius bertransformasi ke tenaga listrik atau hybrid.

Bukan berarti tak ada sama sekali.  Zero Motorcycles dan Harley-Davidson langsung beralih ke drivetrains serba listrik.

Namun hingga kini, belum ada pabrikan yang menawarkan padanan mesin dan motor listrik atau hybrid.

Paten baru yang diajukan oleh Kawasaki mengungkapkan bahwa Team Green sedang sangat serius mengerjakan platform hybrid.

Termaktub di dalamnya adalah platform motor plug-in hybrid. Ini akan jadi pengisi di antara motor bensin dan motor listrik murni.

external_image

Kami pun mendapat bocoran pertama proyek hybrid kawasaki pada November 2020. Tapi,  paten terbaru sudah merinci desain, ukuran, dan posisi potensial penempatan baterai di motor.

Tentu saja, baterai akan berfungsi seperti unit hybrid yang mendukung mesin pembakaran internal dari keadaan berhenti atau sepenuhnya bekerja di lingkungan perkotaan.

Mesin bertenaga bensin akan memasok tenaga pada kendaraan selama berkendara di jalan terbuka atau jalan bebas hambatan di luar kota.

Sistem hybrid juga akan menghasilkan penghematan bahan bakar yang lebih baik berkat baterai listrik sekaligus tetap menjaga kenyamanan mesin bensin.

Teknologi hybrid Kawasaki juga dapat mengatasi masalah bobot dan jangkauan yang saat ini jadi tantangan terbesar semua kendaraan listrik atau hybrid.

Memproduksi sepeda motor listrik dengan daya dan jangkauan yang wajar membutuhkan beberapa sel baterai yang besar.

Namun, dengan model hybrid, baterai listrik kecil tapi dapat mengandalkan mesin pembakaran internal untuk mengisi ulang.

Sehingga, jarak tempuh bisa sangat jauh atau setidaknya lebih jauh dari motor listrik yang sudah ada saat ini.

Meskipun paten baru menunjukkan kemajuan yang menggembirakan, Kawasaki belum menyatakan niatnya untuk prototipe hybrid-listrik.

Kami pun harus menunggu Kawasaki mengumumkan apakah proyek tersebut adalah konsep atau model produksi.

Meski demikian, sangat menarik untuk mendengar bahwa Kawasaki sedang berpikir untuk membuat motor ramah lingkungan dalam waktu dekat.