Hanya dikenali kap mesinnya dan selebihnya hanya onggokan gosong tak berharga.

Ada satu McLaren 765LT berkurang di dunia setelah satu terbakar di Upper Gwynedd Township, Pennsylvania, yang berada di utara Philadelphia, Amerika Serikat.

Kebakaran terjadi saat mobil sedang mengisi bahan bakar di sebuah pompa bensin. Tidak ada yang terluka dalam insiden menyesakkan ini.

Kecuali, tentu saja pemiliknya yang patah hati karena kehilangan mobil yang kuantitasnya sangat terbatas ini.

Menurut pihak pemadam kebakaran, petugas berada di lokasi selama dua jam dan berusaha memadamkan api.

Mereka tidak mampu memadamkan api sebelum McLaren 765LT nahas itu terbakar hingga menjadi tumpukan logam dan plastik yang meleleh.

Satu-satunya panel bodi yang masih bisa dikenali adalah kap mesin. Selebihnya seperti onggokan gosong tak berharga.

Pihak pemadam kebakaran tidak merinci penyebab kebakaran, tapi dari foto yang ada menunjukkan bahwa itu terkait dengan pengisian bahan bakar kendaraan.

Foto-foto setelahnya menunjukkan bahwa tidak akan ada cara untuk memperbaiki McLaren 765LT ini.

Sasis monocoque bahkan tidak terlihat lagi. Satu-satunya komponen mekanis yang masih dapat diidentifikasi adalah potongan-potongan suspensi dan pipa knalpot.

Galeri: Kebakaran McLaren 765LT

Produksi Terbatas

McLaren hanya membuat 765 unit dari model 765LT ini. Model ini memakai mesin V8 twin-turbo 4,0 liter yang menghasilkan 755 daya kuda (563 kilowatt) dan torsi 800 Nm.

Girboks dual-clutch tujuh percepatan yang diubah 15 persen lebih cepat dari McLaren 720S.

McLaren 765LT ini dapat mencapai kecepatan 96 km/jam dalam 2,7 detik. McLaren pun memanfaatkan sepenuhnya serat karbon untuk bodi.

Dengan memakai bahan ringan lainnya, bobot McLaren 765LT bisa 80 kilogram lebih ringan daripada McLaren 720.

Asuransi Tekor

McLaren 765LT ini berbanderol 358 ribu dolar AS (sekitar Rp5,1 miliar). Pastinya, untuk mobil semahal ini, pemiliknya punya polis asuransi.

Nah, perusahaan asuransi itulah yang pastinya sangat tidak menyukai kabar ini karena mereka harus menggantinya.

Jika disandarkan pada kaidah Total Lost Only (TLO), ini sudah terpenuhi lantaran hampir 100 persen McLaren 765LT ini terbakar habis.

Tinggal bagaimana si pemilik mobil bisa menjelaskan secara detail bahwa dia tak melakukan kesalahan prosedur dan menjadikan kejadian ini murni insiden.

Penyelidikan mendalam perusahaan asuransi pasti dilakukan agar mereka pun tak kecolongan karena nilai klaim McLaren 765LT ini sangat besar.