UD Trucks yang didirikan di Jepang pada tahun 1935 dan menjadi bagian dari Grup Volvo pada tahun 2007, menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Hal itu ditunjukan UD Trucks dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi sejak tahun 2018 melalui pengembangan untuk penggunaan bahan bakar biodiesel 30 persen atau B30.

Bersama dengan bagian RnD UD Trucks dan aftermarket, semua transmisi dan filter telah dikembangkan agar dapat beradaptasi dengan bahan bakar terbarukan yang diharapkan lebih ramah lingkungan.

Hal ini selaras juga dengan arahan pemerintah dalam penerapan bahan bakar berstandar Euro 4 di tahun ini.

"Kami sudah menyiapkan improvement itu sejak beberapa waktu lalu, dan sudah mulai berjalan," ujar Chrisnoadhi, Vice President dari PT UD Astra Motor Indonesia.

"Tapi secara umum, dengan adanya Euro 4 kami bersyukur dapat turut serta program pemerintah untuk berkontribusi terhadap pengurangan emisi kendaraan yang berpengaruh terhadap penghijauan," katanya.

UD Trucks yang berkantor pusat di Ageo, Jepang selalu menjaga pentingnya rekayasa inovatif yang ditujukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Berbagai inovasi perkembangan mesin diesel dan teknologi telah dicapai untuk memudahkan masyarakat di Indonesia.

Selain perkembangan teknologi, UD Trucks juga mengamati bahwa kenyamanan pengemudi dalam mengangkut barang memiliki kontribusi yang signifikan pada kelancaran pengangkutan logistik.

Oleh karena itu pada salah satu produknya, yaitu UD Trucks Quester, telah dilengkapi dengan fasilitas penyejuk udara (AC) yang memberikan kenyamanan bagi pengemudi tanpa mengurangi kemampuan performa truk.

“Sering kali truk yang kita jumpai di jalanan dalam kondisi jendela terbuka, bisa dipastikan di dalam kabin tersebut tanpa AC (Air Conditioning) yang menyala."

"Padahal, penggunaan AC secara tidak langsung juga berhubungan dengan keselamatan," ujar Catur Wibowo, Defensive Driving Trainer dari ORD Training Center.

AC sebenarnya bukan peranti atau fitur yang berhubungan langsung dengan keselamatan, seperti perangkat rem atau seat belt.

Namun, mengacu pada ilmu defensive driving yang menganjurkan untuk membuat nyaman dalam kendaraan, maka AC merupakan salah satu perangkat yang mendukung keselamatan berkendara.

Dengan kondisi kabin yang nyaman maka pengemudi bisa dengan tenang berkendara dan tetap aman di jalan raya.