PT Pertamina (Persero) Sub-Holding Commercial & Trading melalui Marketing Region Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) terus menggelar Program BBM Satu Harga.

Program ini merupakan realisasi pemenuhan hak rakyat Indonesia untuk mendapatkan energi secara sama dan setara di seluruh pelosok negeri.

Sampai saat ini di empat provinsi wilayah operasional Marketing Region tersebut sudah terdapat 53 titik BBM Satu Harga yang beroperasi.

Ke-53 lembaga penyalur tersebut tersebar di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) yang melayani kebutuhan BBM masyarakat dengan harga yang sama dengan di wilayah lainnya di Indonesia, yakni Rp6.450/liter untuk jenis Premium dan Rp5.150/liter untuk Biosolar.

Pertamina juga telah mengoperasikan titik penyaluran bahan bakar terbaru yaitu SPBU 56.842.06 yang berada di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan beroperasinya lembaga penyalur BBM Satu Harga ini tentunya sangat berpengaruh dengan kegiatan perekonomian masyarakat.

“Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kini tidak perlu lagi menempuh jarak 15 km untuk membeli BBM," ujar Deden Mochamad Idhani, Unit Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus.

Deden juga menambahkan, pada tahun 2021 ini, akan ada 17 titik tambahan layanan BBM Satu Harga yang akan beroperasi di wilayah Jatimbalinus.

Sampai saat ini sudah beroperasi sebanyak 10 titik tambahan BBM Satu Harga yang semakin mempermudah akses masyarakat terhadap energi dalam menunjang kegiatan perekonomian

Sebelum BBM Satu Harga ini beroperasi, masyarakat mendapatkan harga BBM jenis Premium sekitar Rp7.000 - Rp8.000, Pertalite sekitar Rp9.000, dan Solar sekitar Rp6.500.

"Dengan adanya SPBU BBM Satu Harga ini, masyarakat dapat menikmati harga bahan bakar yang sama dengan wilayah lainnya", kata Deden.

Salah satu lokasi sarana distribusi BBM Pertamina di Marketing Region Jatimbalinus, Fuel Terminal (FT) Bima tahun ini akan membuka jalur baru pengiriman BBM menuju Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, NTB untuk mendukung Program BBM Satu Harga tersebut.

Manager FT Bima, Damianus Fery Bayu Permana menyampaikan, "Nantinya, supply ke SPBU BBM Satu Harga tersebut berasal dari FT Bima dengan jarak tempuh kurang lebih 90 km dengan menggunakan mobil tangki."

"Tentunya FT Bima sendiri nantinya akan mendukung penuh program BBM Satu Harga ini untuk menyalurkan energi ke pelosok supaya dapat dinikmati oleh masyarakat luas," ujarnya.

Jaringan dan jalur distribusi BBM Pertamina selalu bertambah hingga ke seantero negeri, dari mulai daerah paling utara Indonesia, sampai ke daerah paling selatan.