Kehadiran Lynk & Co 01 semakin menambah kekuatan jajaran pabrikan tersebut, ini karena mobil tersebut menyediakan sumber penggerak hybrid dan bakal segera masuk di Eropa.

Lynk & Co 01 akan ditawarkan dengan dua varian powertrain alternatif di Eropa yaitu plug-in hybrid (PHEV) dan HEV.

Erik Grundberg, Vehicle Line Director untuk 01, menjelaskan secara gamblang tentang Lynk & Co 01 sehingga menjadikannya mobil yang sempurna untuk pasar Eropa.

"Kami memberikan mobil interior yang benar-benar baru dan eksterior yang diperbarui, bersama dengan beberapa adaptasi pada sistem sasis seperti suspensi, rem dan ban untuk menyesuaikan dengan preferensi berkendara di Eropa," katanya.

Sebagai kendaraan yang akan berada di wilayah 4 musim, Lynk & Co 01 juga dilengkapi dengan kursi berpemanas, pemanas kabin dan mesin, serta fitur pendukung lainnya.

Semua fitur dan kelengkapan tersebut menjadi mudah dalam penyetelannya berkat penggunaan platform Compact Modular Architecture (CMA) yang menjadi basis mobil ini.

Dengan teknologi PHEV yang digunakan mobil ini, Eric Grundberg menyampaikan Lynk & Co 01 PHEV akan memiliki jarak jangkauan listrik murni sejauh 70 km.

"Ini jarak yang kompetitif untuk semua jenis hybrid. Banyak yang akan menemukan bahwa 70 km sangat memadai untuk perjalanan sehari-hari mereka."

"Dan, ketika Anda perlu berkendara jarak yang lebih jauh selama akhir pekan, Anda selalu dapat beralih ke mesin pembakaran. Tidak perlu merasa cemas karena kehabisan baterai," ujarnya.

Harus diakui, kemampuan jangkauan jarak dalam penggunaan tenaga listrik murni Lynk & Co 01 sudah sangat kompetitif dalam hal jarak mengemudi dan konsumsi bahan bakar.

Lynk & Co 01
Lynk & Co 01 PHEV

Pembaruan lain yang dilakukan pada mobil ini juga meliputi sistem infotainment yang luar biasa dengan pengaturan pribadi berbasis cloud, fungsi berbagi mobil built-in, kamera sosial untuk fotografi dalam mobil, koneksi nirkabel terintegrasi dan pembaruan over the air.

Untuk mobil ini, Lynk & Co juga memperkenalkan kain khusus untuk kursi yang terbuat dari nilon daur ulang dan limbah dari laut.

Lynk & Co memang serius menggarap tren mobil masa depan yaitu mobil elektrifikasi.

Namun, pabrikan ini juga menyadari tren tersebut tidak serta merta langsung mengarah ke elektrifikasi sepenuhnya. Diperlukan pengantar ke arah itu, yaitu hybrida.

"Elemen-elemen ini juga merupakan bagian dari pilar merek kami, sehingga memungkinkan kami untuk tumbuh seiring dengan ekspektasi pasar. Lynk & Co akan menjadi bagian dari revolusi ini," kata Eric.