Persoalan yang dihadapi banyak pabrikan otomotif di dunia terkait keterlambatan spare part kendaraan banyak terjadi dalam beberapa minggu terakhir ini.

Banyak faktor yang menjadi penyebab keterlambatan tersebut, seperti yang dialami General Motors (GM) dan Ford yang mengalami keterlambatan pasokan suku cadang.

Selain itu, kondisi pandemi yang masih berlangsung juga secara tidak langsung telah memberikan dampak yang cukup serius.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), memberikan pernyataan resmi terkait kondisi kelangkaan spare-part chip semikonduktor yang terjadi secara global dan hubungannya dengan operasional Mitsubishi Motors di Indonesia.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI menegaskan bahwa aktifitas penjualan Mitsubishi Motors di Indonesia tetap berjalan normal.

“Kami ingin mengkonfirmasi berita yang beredar saat ini terkait kelangkaan komponen semikonduktor, memiliki dampak yang terbatas terhadap pasar Indonesia."

"MMC secara global telah melakukan beragam upaya serta persiapan untuk mengamankan produksi dan pasokan unit di Indonesia."

"Sehingga kami pastikan bahwa aktivitas penjualan MMKSI tetap berjalan seperti biasa," katanya.

Memang, pasca pemberlakukan relaksasi PPnBM antusiasme masyarakat dan permintaan konsumen pada model Xpander dan Xpander Cross sangat positif.

Penjualan dan produksi Xpander meningkat dua kali lipat dari sekitar 2.500 unit pada Januari dan Februari 2021, menjadi sekitar 5.000 unit pada periode Maret dan April 2021.

Tak hanya itu, model penyegaran untuk model medium SUV unggulan, New Pajero Sport juga mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat Indonesia.

“Berkat penerapan program insentif PPnBM oleh Pemerintah Indonesia, permintaan terhadap Xpander dan Xpander Cross diluar perkiraan, dan mengakibatkan penundaan terhadap proses pengiriman kepada konsumen," jelas Nakamura.

"Untuk itu saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen yang masih menunggu unitnya dikirim karena permintaan yang sangat tinggi ini."

"Kami melakukan usaha terbaik untuk mengakselerasi dan menyesuaikan permintaan dan ketersediaan, serta memastikan konsumen segera mendapatkan unit yang sudah dipesan,” kata Nakamura.