Digoda sebulan yang lalu via gambar teaser tunggal, Touring Superleggera Arese RH95 kini akhirnya melakoni debut penuh untuk menandai ulang tahun ke-95 Carrozzeria Touring Superleggera.

Pihak perusahaan mengatakan bahwa desain kreasi terbaru mereka ini dapat digambarkan sebagai evolusi dari filosofi styling "Streamline" yang diperkenalkan pada Disco Volante Coupe.

Arese RH95 juga merupakan mobil mid-engine pertama dari studio tersebut.

Sebagai bagian dari lineup model AERO di perusahaan, supercar baru itu kemungkinan besar didasarkan kepada Ferrari 488 Pista.

Namun, RH95 memiliki bodi yang didesain ulang sepenuhnya dibandingkan dengan sang mobil donor.

Berkat pintu berengsel gunting, Arese RH95 menawarkan potongan atap yang luas untuk memudahkan masuk ke kabin dan visibilitas keseluruhan yang baik, janji Touring Superleggera.

Perusahaan juga mengklaim bahwa interior yang ergonomis membuat mobil ini sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Galeri: Touring Superleggera Arese RH95

Demi memastikan bobot serendah mungkin, dan performa terbaik di jalanan, bodi mobil terbuat dari serat karbon.

Untuk presisi dan kualitas maksimum, setiap elemen CFRP diproduksi dengan infus vakum pada 120 derajat Celcius, dan Touring Superleggera menjanjikan rasio berat-kekakuan terbaik.

Masing-masing dari 18 contoh yang direncanakan untuk produksi akan diuji secara menyeluruh dan terjamin kualitasnya, sebelum pengiriman final kepada sang pemilik baru.

"Arese RH95 ini merupakan tonggak sejarah lain dalam sejarah Touring Superleggera, 95 tahun setelah berdiri," kata Salvatore Stranci, manajer umum perusahaan.

"Sekali lagi, kami menunjukkan kemampuan untuk berinovasi, sebuah praktik yang selalu diperbarui melalui penerapan material mutakhir dan teknik konstruksi yang tidak biasa," tambahnya.

Melongok ke bawah kulitnya yang stylish, ada mesin V8 4,2 liter yang menghasilkan 720 daya kuda (530 kilowatt) dan torsi 567 pound-feet (770 Newton-meter) pada 3.000 rpm.

Angka-angka tersebut sedikit lebih besar dari apa yang ditawarkan 488 Pista, termasuk kapasitas mesin.

Hal itu mengindikasikan adanya modifikasi hardware dan software pada mesin yang bersumber dari Ferrari.

Perusahaan mengakui bahwa mereka telah merekayasa ulang mobil donor bermesin tengah itu untuk menopang muatan bodi dan spesifikasi baru.