"Konawe Utara adalah pemasok terbesar nikel di Indonesia, karena Konawe Utara adalah masa depan Indonesia,” kata Bupati H. Ruksamin.

Upaya Pemerintah Indonesia untuk mendorong implementasikan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) terus dilakukan. Perlahan tapi pasti, sejumlah pemerintah daerah pun telah mengganti kendaraan operasional dari konvensional ke ramah lingkungan. 

Seperti yang terjadi di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara yang secara resmi mengumumkan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan operasional dinas.

Hal ini ditandai penyerahan satu unit Hyundai Ioniq Electric dari PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) kepada Bupati Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Ruksamin, awal Juni 2021.

Bupati Konawe Utara mengatakan mobil listrik diklaim lebih hemat, hanya butuh seperlima dari biaya BBM.

Manfaat lain mobil listrik adalah mampu mengurangi dampak polusi udara atau suara, tidak menghasilkan emisi, dan pemeliharaan mobil listrik sangat mudah ketimbang mobil konvensional.

Bahkan Hyundai Ioniq Electric ini juga akan dipergunakan sebagai kendaraan pendukung atas program Presiden Indonesia.

“Kendaraan ramah lingkungan ini kita gunakan sebagai bahan sosialisasi dan dukungan atas program bapak Presiden terkait Go Green,” ujar Bupati Konawe Utara H. Ruksamin seperti dilansir situs resmi Hyundai. 

Di luar tujuan mulia ini, Kabupaten Konawe Utara ternyata mendapatkan prestasi tersendiri. "Alhamdulillah, Konawe Utara adalah kabupaten pertama di Indonesia yang menggunakan mobil listrik dan ke-2 di Indonesia setelah Provinsi Jawa Barat,” ungkap H. Ruksamin.

Ya, sebelumnya Provinsi Jawa Barat memang telah menyatakan beralih ke kendaraan listrik untuk mobil dinas. 

Ketika itu Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat mengatakan dengan menerapkan penggunaan mobil listrik turut mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Darat.

"Sehingga kedepannya dapat terus menyukseskan program pemerintah dalam membangun ekosistem mobil listrik di Indonesia," kata Ridwan Kamil kala itu. 

Sementara, H. Ruksamin mengungkapkan Hyundai Ioniq Electric menggunakan baterai lithium yang berbahan dasar nikel. Untuk itu pihaknya mengharapkan Kabupaten Konawe Utara mampu menjadi pemasok nikel untuk kendaraan listrik.

“Untuk itu saya berharap pemerintah pusat agar cepat merealisasi kawasan industri di sini. Konawe Utara adalah pemasok terbesar nikel di Indonesia, karena Konawe Utara adalah masa depan Indonesia,” tegas H. Ruksamin.