Royal Enfield Meteor 350 yang resmi mengaspal di Indonesia pada akhir Maret lalu dilengkapi dengan perangkat navigasi untuk kemudahan berkendara.

Bedanya, sistem navigasi yang ditawarkan pada Meteor ini menjadi satu paket dengan cluster meter sehingga pengendara tidak membutuhkan alat tambahan apapun untuk mendukung sistem navigasi.

Royal Enfield Tripper merupakan pod navigasi TBT (Turn-By-Turn) dan perangkat tampilan navigasi yang berfokus pada pengarahan secara real time dan dibuat menggunakan Google Maps Platform.

Tripper menampilkan rute terbaik untuk mencapai tujuan menggunakan navigasi kendaraan roda dua Google Maps, yang pertama dalam kelasnya.

Sistem ini dipasangkan melalui aplikasi Royal Enfield pada smartphone pengendara.

Navigasi Tripper Royal Enfield
Navigasi Tripper Royal Enfield

Tripper dirancang dengan sederhana namun efisien serta memberikan tingkat informasi yang diperlukan dengan tidak berisik dan tanpa mengganggu pengendara.

Royal Enfield Tripper menawarkan bantuan pengarahan jalan secara real time, memungkinkan akses mudah pada navigasi belokan demi belokan tanpa mengganggu pengalaman berkendara yang mudah dan menyenangkan.

Tripper memiliki dua bagian, pertama adalah tampilan khusus pada cluster instrumen, dan yang kedua adalah segmen dalam aplikasi Royal Enfield pada smartphone.

"Aplikasi ini memastikan bahwa navigasi terus bekerja bahkan ketika pengendara melewati ‘No Network Area’," ujar Pawan Kakwani, Head of Digital & Analytics Royal Enfield.

Royal Enfield telah menginvestasikan banyak waktu dan upaya dalam membuat navigasi menjadi sederhana dan sangat intuitif dengan integrasi Google Maps.

Navigasi ini memberikan pengendara semua informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang tepat di jalan.

Royal Enfield Tripper juga dapat memuat hingga 20 titik jalan yang berbeda, sehingga pengendara dapat dengan mudah membuat rencana perjalanan.

Navigasi Tripper dirancang untuk memberikan petunjuk arah yang sederhana, seperti belok kiri, belok kanan, atau bundaran.

Saat mendekati sebuah belokan, panah itu akan mulai terisi untuk memberi tahu Anda bahwa belokan itu mendekat.

"Kemudian ketika Anda dekat dengan belokan, panah itu akan mulai berkedip, sehingga menangkap visi periferal Anda, dan itu hanya untuk mengingatkan bahwa Anda memiliki belokan yang perlu dilakukan,” kata Matthew Cardenas, Product Manager Tripper Navigation.

Karena Tripper terikat dengan Google Locations dan Google Places, pengendara Royal Enfield dapat dengan mudah mencari salah satu direktori terbaik secara global untuk sebuah lokasi.

"Kami yakin teknologi yang dipatenkan ini akan menjadi tolak ukur industri baru bagi industri otomotif, khususnya roda dua."

"Kami berharap fitur ini akan menginspirasi pengendara untuk keluar dari orbitnya, menikmati penjelajahan yang mudah dengan Meteor 350, dan pengalaman pure riding,” ujar Vimal Sumbly, Head of Business APAC, Royal Enfield.