Semua akan bisa terbang pada waktunya, termasuk mobil. Paling tidak, teknologi saat ini sudah memungkinkan untuk membuat mobil terbang tanpa awak, bahkan bertenaga listrik.

Kembali pada bulan Februari 2021, Alauda Aeronautics memperkenalkan Mk3 – mobil balap terbang tidak berawak yang memiliki misi mengantarkan olahraga otomotif ke udara, secara harfiah.

Kemudian setelah itu, diumumkan bahwa seri mobil balap terbang elektrik skala penuh akan mulai diselenggarakan tahun ini.

Perusahaan asal Australia itu pun memenuhi janji tersebut dengan memulai penerbangan pertama mobil terbang Alauda Mk3 di Australia Selatan.

Anda dapat menyaksikan penerbangan perdananya melalui video di atas, yang diabadikan dalam gambar melalui galeri di bawah ini.

Galeri: Airspeeder Mk3

Mobil terbang Alauda Mk3 ini adalah pendahulu dari seri Airspeeder EXA dari tiga balapan mobil terbang tanpa awak yang akan diadakan secara global tahun ini.

Sayangnya, lokasi yang tepat dari balapan mobil terbang tersebut tidak diungkapkan hingga saat ini.

Alauda Mk3 ini dikendalikan dari jarak jauh melalui simulator yang meniru dinamika dan ergonomi lingkungan kokpit Mk3.

Pada masa mendatang, Airspeeder EXA diproyeksikan menjadi ajang balapan mobil terbang listrik berawak pertama di dunia.

Kendaraan tidak berawak ini akan berfungsi sebagai tempat uji teknis yang penting bagi tim, dan ruang yang sempurna untuk mengembangkan keterampilan pilot.

Alauda Aeronautics memiliki misi untuk meluncurkan seri balap mobil terbang berawak Airspeeder di seluruh dunia pada tahun 2022.

Dirancang oleh Alauda Aeronautics, Alauda Mk3 dikatakan mengambil inspirasi desain dari mobil balap tahun 1950-an dan 1960-an.

Ini adalah pesawat listrik yang lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) dan beratnya hanya 287 pon (130 kilogram) tanpa muatan.

Dan, dapat membawa bobot hingga 176 lbs (80 kg), yang membuatnya siap untuk balapan berawak pada masa depan.

Alauda Mk3 ini sepenuhnya bertenaga listrik, dengan motor listriknya menghasilkan hingga 429 tenaga kuda (320 kilowatt).

Jumlah tenaga tersebut sebanding dengan apa yang dapat dihasilkan oleh mobil Audi SQ7.

Ketika di darat, Alauda Mk3 dapat berakselerasi dari 0-62 mil per jam (0-100 kilometer per jam) hanya dalam 2,8 detik dan dapat mendaki hingga 1.640 kaki (500 meter).

Alauda Mk3 ini juga memiliki rasio dorong-ke-berat (thrust to weight ratio) 3,5.