Kendaraan jenis pick up menjadi tulang punggung dalam kegiatan perekonomian.

Kendaraan pick up memiliki kemampuan mengangkut barang yang besar jika dibandingkan kendaraan penumpang.

Penyaluran barang-barang kebutuhan masyarakat bisa berlangsung dengan baik berkat jasa kendaraan pick up, khususnya ke wilayah yang tidak bisa dilalui kendaraan truk.

Meski begitu kerap kita jumpai kendaraan pick up yang mengangkut barang melebihi kapasitas yang tidak sesuai dengan spesifikasinya. Efisiensi waktu dan dana menjadi alasannya.

Padahal mengangkut barang dengan kendaraan pick up melebihi batas yang sudah ditentukan sangat berbahaya bagi keselamatan. Baik keselamatan pengemudi, penumpang, maupun orang yang berada di sekitarnya.

Menurut Hariadi, Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), penggunaan mobil pick up sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan agar kendaraan lebih awet dan tetap nyaman serta aman digunakan.

Jika mengabaikan rekomendasi pabrikan bisa menimbulkan dampak buruk seperti:

1. Tidak Aman Digunakan

Keselamatan dan keamanan adalah faktor utama yang harus diperhatikan saat berkendara.

Muatan yang melebihi kapasitas dapat menghilangkan keseimbangan mobil, sulit saat bermanuver, hingga berisiko besar menyebabkan kecelakaan.

2. Performa Mesin Berkurang

Saat membawa muatan berlebih, mesin dipaksa untuk bekerja lebih keras.

Jika dilakukan terus-menerus, dalam jangka panjang hal tersebut berpotensi mengurangi performa mesin dan kendaraan secara keseluruhan.

3. Boros Bahan Bakar

Muatan maksimal yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan membuat mesin bekerja lebih keras.

Hal ini membuat bahan bakar yang dikeluarkan juga semakin besar dan akhirnya biaya bahan bakar membengkak.

4. Suspensi Tidak Maksimal

Suspensi menjadi tumpuan penting dalam kendaraan. Jika beban terlalu berat atau berlebihan, maka akan berpotensi mengurangi kinerja suspensi sehingga mobil jadi kurang optimal digunakan.

Selain itu, kinerja suspensi juga mempengaruhi kemampuan rem dalam menghentikan laju kendaraan.

5. Ban Semakin Tipis

Memaksakan muatan secara berlebihan juga berisiko besar pada ban, karena membuat bagian ban yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan bekerja lebih berat dan aus.

Selain itu, hal ini juga memperbesar risiko pecah ban seiring adanya peningkatan suhu pada ban karena kelebihan muatan.