Torsi dan horsepower adalah dua hal yang sering dijadikan pertimbangan untuk membeli kendaraan.

Saat melihat spesifikasi suatu motor, mereka yang berorientasi pada motor sport lebih memperhatikan aspek tenaga, yang biasanya dinyatakan dalam hp alias horsepower.

Para penggemar jenis cruiser akan melihat torsi sebuah motor sebelum akhirnya menjatuhkan pilihannya.

Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Semua punya referensi masing-masing dalam memilih tunggangan mereka. Satu yang pasti, keduanya tidak serta merta menggambarkan kemampuan motor secara keseluruhan.

Salah satu kanal YouTube driving 4 answers, mencoba menjelaskan perbedaan torsi dan horsepower secara sederhana.

Mereka menggunakan LEGO yang dipasangkan dengan motor mini untuk bisa memberi perumpaan jelas soal perbedaan dua aspek krusial dalam dunia otomotif ini.

Secara garis besar, torsi dan horsepower sama-sama menjadi indikator seberapa bertenaga sebuah mesin motor atau mobil.

Bedanya, torsi merupakan tenaga yang dikeluarkan dalam bidang berputar, sedangkan horsepower adalah tenaga yang dikeluarkan dalam bidang lurus.

Saat konsep ini diterapkan pada LEGO, si pembuat video mencontohkan bahwa mesin bertorsi 0,003 Nm dengan mudah dihentikan saat dijepit. Sedangkan mesin bertorsi 0,014 Nm lebih sulit dihentikan meski dijepit dengan sekuat tenaga.

Mesin bertorsi lebih besar pun terlihat dengan mudah menggerakkan rangkaian ban mini, sedangkan mesin torsi kecil tak dapat sedikitpun menggerakkannya.

Beranjak ke horsepower, driving 4 answers menjelaskan bahkan horsepower bukan semata-mata tenaga, namun tenaga yang dihasilkan dalam kurun waktu tertentu.

Ibaratnya, torsi adalah ukuran untuk mengetahui seberapa keras sebuah pukulan yang dilancarkan seorang petinju, sedangkan horsepower lebih mengukur berapa banyaknya pukulan dalam satu menit.

Mereka mencoba menautkan kepingan LEGO ke kedua motor mini dan menemukan bahwa mesin bertorsi lebih kecil mampu memutar kepingan lebih sering dibandingkan mesin bertorsi lebih besar.

Bahkan, saat dihitung kembali, mesin "kecil" mampu menghasilkan 275 putaran permenit, sedangkan mesin "besar" hanya mampu memnyelesaikan 146 putaran.

Itulah sebabnya, meskipun memiliki torsi 4 kali lebih besar, mesin "besar" hanya punya horsepower 2 kali lipat lebih besar dibandingkan mesin "kecil".

Jadi, keputusan mempertimbangkan torsi atau horsepower kembali ke pilihan masing-masing. Jika Anda mencari kecepatan, Anda bisa mencari motor atau mobil dengan horsepower lebih tinggi.

Sebaliknya, jika mementingkan pada kemampuan melintasi medan yang lebih berat, motor dan mobil dengan torsi tinggi adalah pilihan utama.