Kata efisiensi terus digemakan di industri otomotif dari tahun ke tahun. Kendaraan listrik sudah hadir sebagai jawaban.

Namun sebelum itu, mesin berpembakaran internal juga terus dibuat menjadi jauh lebih efisien. Makin ke sini, mobil mesin dibuat jadi lebih irit.

Membuat mobil dengan konsumsi bahan bakar yang lebih irit jadi pekerjaan besar pabrikan lantaran mereka harus tetap mempertahankan performanya.

Solusinya, untuk mesin bensin, kapasitas silinder pun dipangkas. Belum cukup juga, teknologi mild-hybrid pun dijejalkan.

Pada aspek lain, material bodi dibuat lebih ringan dan desain dirancang lebih ramping. Ini untuk mengejar bobot mobil yang bisa lebih ringan.

Upaya ini tergambar dari beberapa mobil keluaran terbaru yang kami amati mendapatkan perlakukan kebijakan teknis tersebut. Berikut mobil-mobil tersebut:

Fiat Panda, dari 1.2 Jadi 1.0 Hybrid

Foto Mesin Mobil
Motori, quelli che hanno tagliato i CC

Selain kapasitas mesinnya yang mengecil, Fiat Panda, begitu pula dengan Fiat 500 dan Lancia Ypsilon telah dipakaikan format mild-hybrid.

Persisnya memakai mesin 1,0 liter N3 yang menggantikan mesin 1,2 liter tapi tenaganya tetap terjaga di angka 70 daya kuda. Torsinya yang turun dari 102 menjadi 92 Nm.

Mercedes C 220 d, dari 2,2 Liter Jadi 2 Liter

Motori, quelli che hanno tagliato i CC
Motori, quelli che hanno tagliato i CC

Selama beberapa tahun Mercedes-Benz telah menghadirkan varian diesel empat silindernya dengan seri OM651 dan berkapasitas 2,2 liter.

Mesin itu pula yang dipakai di Mercedes Seri C dengan nomenklatur 200, 220 dan 250 CDI. Kini, mesin itu pun menyusut menjadi 2,0 liter dengan serial OM654.

Lagi, demi mengikuti transisi elektrifikasi, Mercedes-Benz pun memakaikan modul EQ Boost mild-hybrid dan kekuatan mulai dari 200 hingga 265 daya kuda.

Renault Megane RS, dari 2 Liter Jadi 1,8 Liter

Motori, quelli che hanno tagliato i CC
Motori, quelli che hanno tagliato i CC

Selama dua generasi, model performa dari pabrikan Prancis ini telah merampingkan mesinnya. Ini berlaku untuk Renault Megane.

Pada generasi sebelimnya, Renault Sport memasangkan mesin supercharged 2,0 liter dengan tenaga 225 daya kuda, naik di angka 275 daya kuda dengan torsi 360 Nm.

Kini, Renault Megane RS generasi keempat saat ini berkapasitas 1,8 liter yang mampu mengeluarkan tenaga hingg 300 daya kuda.

Dengan torsi 400 Nm yang melimpah tapi konsumsi bahan bakarnya berkurang hingga 15 persen. Kemajuan yang baik.

Toyota Land Cruiser D-4D, dari 3 Liter Jadi 2,8 Liter

Motori, quelli che hanno tagliato i CC
Motori, quelli che hanno tagliato i CC

Off-roader Jepang yang perkasa ini telah menurunkan kapasitas mesin 163PS KD Series 3 liter empat silinder turbodiesel selama beberapa generasi dan diperbarui hingga 2015.

Pada tahun itu, dengan facelift terbaru, bermesin 2,8 liter tiba. Dirancang untuk memenuhi batas emisi yang paling ketat.

Kini, mesin GD Series ini menghasilkan tenaga 177 daya kuda dan torsi 450 Nm kemudian meningkat menjadi 204 daya kuda dan 500 Nm tapi lebih irit bahan bakar hingga 12 persen.

Volkswagen Golf TSI, dari 1,2 Liter Jadi 1,0 Liter

Motori, quelli che hanno tagliato i CC
Motori, quelli che hanno tagliato i CC

Grup Volkswagen jadi salah satu pertama pertama yanga melakukan revolusi pemangkasan kapasitas mesin bensin mereka.

Kami merujuk pada mesin 1,2 TSI yang telah dipakai selama 10 tahun yang menggantikan mesin 1,6 FSI klasik tapi tidak supercharged.

Mesin 1,2 TSI pun kini digantikan oleh mesin 1.0 TSI. Meski angka silindernya berkurang, tenaganya malah bertambah.

Mesin 1,2 liter terdapat dua varian, yaitu yang bertenaga 90 daya kuda dan 105 daya kuda.

Sementara penerusnya, meskipun lebih kecil, tenaganya mencapai 115 daya kuda dan torsi 200 Nm. Atau, sama seperti versi dasar 1.4 TSI sebelumnya.

Galeri: Foto Mesin Mobil