Pabrikan asal Prancis, Peugeot, memulai gerilyanya menyambut World Endurance Championship (WEC) musim depan. Terakhir, foto-foto yang menunjukkan desain mobil anyar mereka, 9X8, terkuak di internet, yang langsung menyedot perhatian para penggemar WEC.

Bagaimana tidak, mobil yang ditenagai mesin V6 twin-turbo 2,6 liter dan bertenaga 200 kW tersebut hadir tanpa sayap belakang!

Inovasi ini disebut sebagai sebuah langkah besar oleh Marc Finot, direktur olahraga dari perusahaan induk Peugeot, Stellantis.

"Kami telah mencapai tingkat efisiensi aerodinamis yang memungkinkan kami menghilangkan fitur konvensional," ujar Finot.

"Tapi, jangan tanya bagaimana caranya. Sulit! Kami bertekad untuk merahasiakan hal ini selama mungkin," tuturnya.

Peugeot 9X8 akan turun di kelas Le Mans Hypercar (LMH), yang memiliki peraturan kurang preskriptif dibanding pendahulunya, Le Mans Prorotype (LMP1).

Dibandingkan LMP1, regulasi LMH lebih menekankan pada kinerja mobil, seperti nilai downforce maksimum dan drag minimum.

Oleh karenanya, para desainer mobil LMH lebih leluasa untuk mengembangkan komponen mobil mereka tanpa ada batasan yang ketat.

Galeri: Hypercar Peugeot 9X8

"Peraturan LMH yang baru, dibuat untuk menyamakan pentingnya sistem peningkatan kinerja konvensional," ujar Direktur Teknis Program WEC Peugeot Sport, Olivier Jansonnie.

"Ini memungkinkan pemikiran baru yang radikal dan mendukung munculnya mobil inovatif, dengan memberi ruang lingkup yang lebih besar untuk tim desain."

Para insinyur dan desainer peugeot secara efektif memanfaatkan kesempatan ini untuk menciptakan proses kreatif baru dan menghasilkan hypercar dengan spesifikasi yang sepenuhnya baru," tuturnya.

Peugeot juga memiliki alasan tersendiri kenapa menamai mobil anyarnya dengan nama yang "nyeleneh". Angka 9, misalnya, merupakan penghargaan untuk desain-desain prototype sebelumnya yang selalu menggunakan angka tersebut.

Sedangkan "X melambangkan sistem penggerak mobil ini yang menggunakan all-wheel drive, menyusul angka 8 yang menunjukkan angka terakhir dari semua model jalanan Peugeot.

"Mobil 9X8 adalah gambaran dari Peugeot, yang menggambarkan seekor kucing besar siap menerkam," ujar Direktur Desain, Matthias Hossann.

Selain meluncurkan mobil yang akan mereka gunakan, Peugeot juga memperkenalkan para pembalap mereka untuk WEC 2022.

Nama-nama seperti Paul di Resta, Jean-Eric Vergne, dan Kevin Magnussen melengkapi susunan pembalap sebelumnya, yakni Loic Duval, Mikkel Jensen, dan Gustavo Menezes.

Adapun WEC 2022 akan menandai kembalinya Peugeot ke ajang balap mobil sport papan atas untuk pertama kalinya sejak program 908 digentikan jelang kelahiran kembali WEC pada 2012.