Mercedes-Benz sepertinya begitu ambisius untuk memperkenalkan jajaran kendaraan listrik masa depannya.

Bahkan pabrikan Jerman ini sudah memutuskan untuk menggusur semua mesin pembakarannya -baik diesel atau mesin bensin- pada tahun 2030.

Saat ini, Mercedes ingin melakukan percepatan pergerakan transisi untuk menjadi produsen kendaraan listrik saja. Namun, tentunya itu bukan perkara mudah.

Setidaknya butuh waktu sekitar satu dekade lebih untuk bisa melepaskan mesin pembakaran dalam jajaran produk Mercedes. Termasuk juga produk-produk turunannya.

Sebuah laporan baru dari Automobilwoche, yang dikutip dari Automotive News Europe merinci strategi baru perusahaan yang bermaksud untuk menghilangkan sebagian besar mesin pembakaran dari jajaran Mercedes pada tahun 2030.

Galeri: Mercedes-Benz EQS 2022

Namun, Mercedes tidak akan menetapkan batas waktu kapan itu akan benar-benar berakhir. Mercedes berharap sebagian besar mesin pembakaran hilang pada akhir dekade ini.

Tetapi itu akan tergantung pada apa yang diinginkan oleh pasar, terutama yang tidak memiliki infrastruktur pengisian daya yang memadai.

Mercedes berencana untuk menawarkan setiap model dalam jajarannya dengan versi all-electric, termasuk juga dalam hal dukungan dan logistik di tingkat perusahaan untuk kendaraan listrik.

Tahun ini saja, Mercedes memperkenalkan EQS, EQB, dan EQA, yang tidak termasuk EQT Concept.

Kita juga akan melihat sedan EQE yang tiba akhir tahun ini, mungkin bersama SUV EQS, meskipun itu mungkin akan memulai debut tahun depan.

Sepertinya kita tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan ikhtisar yang tepat dari rencana perusahaan.

Laporan itu mencatat bahwa CEO Daimler Ola Kallenius akan menjadi tuan rumah "Strategy Day" yang digelar pada 22 Juli mendatang.

Pada momentum itu, Ola Kallenius berencana untuk menyajikan pemaparan mengenai strategi yang akan dilakukan Mercedes-Benz. Tidak jelas apakah ini akan dipublikasikan atau tidak.

Terlepas dari itu, perusahaan berencana untuk mengumumkan pengembangan platform EV baru untuk lebih banyak model dan sistem operasi perangkat lunaknya sendiri.

Mercedes mungkin tidak memberikan tenggat waktu kapan mesin bensin dan diesel menghilang, tetapi tekadnya sepertinya sudah bulat dan akan bergerak ke arah elektrifikasi pada semua model kendaraannya.