Ikon off-road ini sedang mempersiapkan masa depan EV-nya.

Mercedes-Benz terus memperkuat posisi tunggangan segala medannya, G-Class. Pabrikan ini terus mengatakan G-Class lebih kuat dari waktu.

Kemudian untuk bisa bertahan hidup di era listrik, Gelandewagen (kendaraan segala medan) ini perlu beradaptasi dan menghindari mesin pembakaran yang boros BBM.

CEO Daimler Ola Källenius awalnya mengumumkan G-Class dengan mesin pembakaran internal terbaru akan hadir pada November 2019.

Lalu pada Maret 2020, Ola mengkonfirmasi ulang off-road EV G-Class akan hadir dalam "beberapa tahun".

Namun, sebuah laporan terbaru dari majalah Jerman mbpassionblog menginformasikan bahwa kita akan mendapatkan rasa pertama dari G-Class yang hening pada awal September ini di IAA Munich.

Pada pameran itu, diyakini konsep mobil listrik G-Class atau EQG akan diluncurkan, dan diperkirakan akan menjadi model produksi pada tahun depan atau pada tahun 2023.

Sayangnya, spesifikasi teknisnya belum terkonfirmasi dan tidak tersedia pada saat ini.

Tetapi diduga, dia akan memiliki motor listrik ganda untuk memungkinkan sistem penggerak empat rodanya dapat bekerja maksimal di medan yang berat.

Menurut laporan tersebut, EQG tidak akan menjadi kendaraan listrik khusus seperti halnya dengan EQS dan EQE yang akan datang, dengan keduanya (EQS dan EQE) mendapatkan versi SUV pada tahun 2022.

Sebaliknya, EQG diyakini mengambil bentuk adaptasi listrik dari G-Class bermesin pembakaran.

Dikatakan model itu memiliki semua kemampuan off-road dari model bertenaga konvensional bersama dengan baterai 108-kWh besar dengan daya yang cukup untuk jangkauan sekitar 311 mil (500 km).

Kedua motor listrik tersebut dikabarkan akan menghasilkan output gabungan lebih dari 500 tenaga kuda, yang tentunya dibutuhkan oleh EQG mengingat bobotnya yang sangat besar.

Bagaimanapun, G350d berbahan bakar diesel sudah memiliki bobot 2.351 kg, sementara AMG G63 memiliki berat 2.650 kg.

Apakah EQG akan berbobot mencapai 3.000 kg? Itu sangat mungkin, terutama setelah memasang baterai yang begitu besar.

Berdasarkan pengajuan merek dagang baru-baru ini dengan Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa, tampaknya Mercedes sedang menyiapkan versi EQG 560 dan EQG 580 dari G-Class listrik.

Perlu diketahui, Mercedes-Benz awalnya mendaftarkan EQG dengan nama EUIPO pada tahun 2016, jadi konversi EV dari ikon off-road telah dilakukan sejak lama.