Generasi kedua ini beralih ke platform TNGA-B.

Toyota Prius C meninggalkan pasar Amerika Serikat (AS) pasca model tahun 2019. Namun, hatchback kecil berlistrik ini tetap bertahan di kampungnya, Jepang, di mana dia dijual sebagai Aqua.

Model generasi kedua baru saja memulai debutnya, dan punya tantangan besar untuk dijawab, mengingat pendahulunya terjual 1,87 juta unit dalam 10 tahun.

Aqua 2022 disebut sebagai pengembangan baru dengan beralih ke platform TNGA-B, untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 20 persen dibandingkan model yang digantikannya.

Ia menawarkan operasi satu pedal (alias Comfort Pedal), bahkan hadir dalam versi all-wheel-drive pada trim level lebih mahal yang dilengkapi sistem E-Four.

 

Mobil ini memiliki keunggulan lain dengan mendukung pengisian daya dua arah, yang biasanya merupakan fitur EV murni.

Semua varian Aqua mendapatkan aksesori stop kontak (AC100 V/1.500 W) dan power supply darurat sebagai standar.

Emergency Power Supply Mode itu memungkinkan mobil mengalirkan daya ke peralatan elektronik selama pemadaman listrik.

Mulai dari mode EV hingga kursi pengemudi yang bisa berputar, Aqua 2022 dilengkapi secara mengesankan untuk ukuran hatchback kompak.

Jarak sumbu rodanya telah diperpanjang 50 milimeter (1,96 inci) agar bisa menghasilkan ruang kaki lebih besar di belakang, plus lebih banyak ruang kargo.

Untuk interior, Aqua adalah Toyota pertama dengan ukuran ini yang mendapatkan infotainment 10,5 inci.

Bicara soal serbapertama, pabrikan Jepang itu juga mengklaim bahwa Aqua 2022 adalah mobil produksi pertama yang menggunakan baterai nikel-hidrogen bipolar output tinggi.

Unit tersebut memiliki output dua kali lipat dari baterai nikel-hidrogen generasi sebelumnya, dan memberikan respons akselerasi yang lebih baik saat bekerja dengan mesin bensin 1,5 liter.

Selain itu, dia juga memungkinkan Aqua untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan lebih tinggi dalam mode EV dibanding sebelumnya.

Pelanggan di Jepang dapat membeli Aqua 2022 dengan banderol 1.980.000 yen (Rp263,6 juta) untuk trim dasar B berpenggerak roda depan, dan naik menjadi 2.598.000 yen (Rp345,9 juta) untuk model E-Four penggerak semua roda dalam trim Z.

Alternatif lain, hatchback kecil berlistrik ini dapat diperoleh melalui layanan berlangganan Kinto One mulai dari 19.580 yen (Rp2,6 juta) per bulan, dengan paket leasing berdurasi tujuh tahun.