Betah di Formula E dan menampik jabatan prinsipal tim F1.

Susie Wolff tahu bagaimana rasanya melihat pembalap mereka memimpin klasemen kejuaraan dunia Formula E selama hanya satu menit dan jatuh di menit berikutnya.

Begitulah dinamika naik-turun di musim ketujuh untuk semua tim di bawah aturan kualifikasi yang menghukum para pemimpin klasemen dan membuat konsistensi hampir mustahil.

“Ini adalah balapan London pertama saya, yang sangat saya nantikan,” kata Susie Wolff. “Dan ya, saya memiliki seorang pembalap yang bersaing.”

“Bersama dengan 12 pembalap lainnya yang masih dalam persaingan dan itu adalah tantangan besar di ajang Formula E.

“Ada variabel yang membuat konsistensi menjadi tantangan. Kami mengalami akhir pekan yang sulit di New York.”

“Jadi, kami mencoba dan bangkit kembali dengan empat balapan tersisa dan segalanya kemampuan harus dikeluarkan.”

Susie Wolff 1

“Saya pikir bagian yang sangat penting dari Formula E adalah faktor hiburan dan itu adalah sesuatu yang sangat kami sadari. Kami ingin memberikan balapan yang seru.”

“Saya pikir contoh bagusnya adalah Monaco ePrix. Kami pindah ke trek Grand Prix dan kami memiliki banyak gerakan menyalip, lalu memimpin pada lap terakhir.”

“Mode attack cenderung membuat menarik dalam hal strategi dan selalu membuat mobil bergerak naik dan turun.”

“Ada bagian lain seperti fan boost, yang menurut saya mungkin bisa hilang. Tapi, ini adalah musim yang sangat menarik dengan begitu banyak pemenang yang berbeda.”

“Anda bisa berargumen bahwa balapan ini kurang bervariasi dan tidak cukup untuk memenuhi ekuitas olahraga. Itulah sesuatu yang sedang kita cari.”

Susie Wolff 2

Mengubah format kualifikasi, seperti halnya langkah Formula E selanjutnya, perlu ditangani dengan benar karena balapan ini tidak lagi dalam masa pertumbuhan.

Formula E lebih dari seorang remaja sekarang dan sedang berurusan dengan rasa sakit yang tumbuh.

Perlu sekali membuat keputusan yang tepat untuk masa depan, terutama dengan keluarnya pabrikan baru-baru ini.

“Kami bukan lagi start-up muda dengan segala permasalahannya. Kini, kami harus benar-benar memiliki dasar yang kuat.”

“Memiliki rencana jangka pendek, menengah dan panjang tentang bagaimana mengembangkan olahraga.

“Ada orang-orang yang sangat baik yang terlibat dalam manajemen yang tahu bahwa ada area tertentu yang perlu diubah.”

“Ini untuk menciptakan pertunjukan yang lebih baik dan memastikan di masa depan, kami berada dalam situasi yang lebih baik.”

“Perubahan besar yang akan datang adalah era Gen 3 (model mobil baru), yang akan diperkenalkan pada akhir musim depan.”

“Jelas ada banyak diskusi bagaimana memastikan format terbaik dengan supercharging dan mungkin mengubah format kualifikasi untuk memungkinkan sedikit lebih banyak kesetaraan.”

Susie Wolff 3

Untuk semua yang telah dia capai sebagai kepala tim, Susie Wolff dikenal sebagai salah sosok terkuat dalam dekade terakhir yang mendorong lebih banyak keterlibatan wanita dalam motorsport.

Dalam program Dare to be Different yang dipeloporinya, Susie Wolff menggabungkannya dengan program Girls on Track FIA.

Itu pun telah mengalami pertumbuhan yang signifikan tahun ini dengan program deteksi bakat Rising Stars, dalam kemitraan dengan Ferrari.

“Kami sangat terbantu oleh fakta bahwa keragaman adalah topik besar di dunia dan tidak hanya di motorsport.”

“Orang-orang berharap untuk melihat lingkungan yang beragam sekarang. Tak masalah untuk membicarakannya, karena memang ada momentumnya.

“Tapi, itu tergantung pada tindakan yang kita semua ambil untuk benar-benar membuat perbedaan.”

“Kami melihat begitu banyak peluang bagus tapi tidak cukup banyak talenta wanita untuk mengisi peluang itu.”

“Jadi, kami sangat fokus dalam inisiatif Girls on Track untuk masuk ke akar rumput, kemudian mengambil wanita yang sangat cerdas dan berbakat.

“Membuat mereka sukses dalam karier dan menciptakan lebih banyak anutan dari mereka.”

Susie Wolff telah mengawasi pengembangan sumber daya manusia yang beragam di Venturi dan sekarang 33 persennya karyawan wanita, banyak ibu yang bekerja, seperti dirinya.

“kami adalah orang yang paling efisien dan multitasking, karena kami memang harus menjadi seperti itu!” ucap Susie Wolff sambil tertawa.

“Tapi, saya juga perlu membuktikan bahwa itu berhasil karena pada akhirnya, saya bertanggung jawab atas kinerja tim.”

“Dan saya harap, dengan penampilan tahun ini di Formula E, kami telah menunjukkan bahwa itu benar-benar berhasil.”

Ada pun ambisinya sendiri untuk masa depan, Susie Wolff menampik kabar soal jabatan prinsipal tim Formula 1.

“Saya pikir satu Wolff di Formula Satu sudah cukup! Kalau tidak, itu akan menjadi satu paket,” katanya sambil tertawa lagi merujuk pada suaminya Toto Wolff, Prinsipal Tim Mercedes F1.

“Ketika saya bergabung dengan Venturi, situasinya benar-benar berbeda dari sekarang. Ada hal-hal menarik di masa depan untuk tim.”

“Kami memiliki pemilik baru dari Amerika Serikat yang sangat ambisius untuk masa depan tim.”

“Perjalanan pribadi saya sendiri, saya seseorang yang selalu suka berkembang. Saya suka mendorong diri sendiri dan menantang diri sendiri untuk terus berkembang.”

“Jadi begitu musim berakhir, saya dapat mengambil pelajaran dan bangga dengan apa yang telah kami capai sebagai sebuah tim dan melihat apa yang akan terjadi di masa depan.”