Ada kabar menarik dari India. Seorang advokat bernama Ramkumar Adityan mengajukan permohonan kepada pihak berwenang di India agar memberikan denda bagi pengendara sepeda motor yang melepaskan kaca spion mereka.

Latar belakang permohonan itu sangat sederhana. Sangat jelas, bahwa bersepeda motor tanpa menggunakan kaca spion berpotensi menimbulkan ancaman bagi keselamatan pengendara sepeda motor dan pengguna jalan lainnya.

Dalam permohonannya itu, Ramkumar menambahkan, sebagian besar pengendara sepeda motor dan skuter tidak menyadari bahwa berkendara tanpa kaca spion adalah pelanggaran lalu lintas.

Sebagaimana diketahui banyak pengendara sepeda motor yang melepas kaca spionnya demi terlihat modis dan praktis.

Padahal, selain melanggar peraturan, berkendara tanpa kaca spion memiliki potensi bahaya karena tidak bisa memantau kondisi sekeliling.

Kaca spion adalah fitur keselamatan penting yang harus dimiliki semua sepeda motor dan kendaraan di jalan.

Faktanya, di sebagian besar negara, termasuk di Indonesia, memiliki kaca spion merupakan persyaratan legalitas jalanan tetapi sering diabaikan.

1980 Benelli Sei 900 Foam Grips and Bar-End Mirrors

Memahami betapa besar risiko berkendara tanpa kaca spion, Pengadilan Tinggi Madras, salah satu pengadilan tertua dan paling dihormati di India, tidak tinggal diam.

Pengadilan mengarahkan Komisaris Transportasi Tamil Nadu untuk meminta produsen dan dealer mobil dan sepeda motor untuk memasukkan klausul dalam kebijakan garansi kendaraan yang menyatakan pencabutan garansi jika pemilik mengoperasikan kendaraan tanpa kaca spion.

Sebuah bangku konstitusi, dipimpin oleh Hakim Agung Sanjib Banerjee dan Hakim Senthilkumar Ramamoorthy, membahas rekomendasi tersebut.

Mereka menyatakan bahwa, selain merevisi kebijakan garansi kendaraan, perlu untuk memastikan bahwa semua dealer menjual kendaraan mereka dengan kaca spion lengkap.

Selain itu, dealer harus menyarankan pembeli kendaraan mereka untuk selalu memasang kaca spion.

Namun, pada sisi lain, kehadiran kaca spion asli dari pabrikan terkadang dianggap tidak mewakili mode berkendara yang sedang tren.

Bahkan, ada kesan kaca spion pabrikan tidak stylish. Pabrikan enggan membuat kaca spion dengan desain yang modis meski sebenarnya mereka bisa membuatnya.

Alhasil, banyak pabrikan aftermarket yang menghadirkan kaca spion dengan desain yang keren.

Tetapi, kebanyakan dari mereka mengabaikan daya visibilitas untuk pengendara sehingga kaca spionnya tidak berfungsi maksimal.

Atau dengan kata lain, keren yes, safety no. Nah, itu yang berbahaya.

 

Galeri: Honda Grom Gundam Limited Edition