SSC North America mencuri headline pada Oktober 2020, ketika hypercar Tuatara bikinan mereka diklaim mencapai kecepatan yang belum pernah dicatatkan mobil produksi jalan raya manapun.

Berdasarkan pengumuman resmi, penerus Ultimate Aero itu dikatakan melesat hingga 301,07 mil/jam (484,53 km/jam) di satu arah, dan 331,15 mil/jam (532,93 km/jam) di arah lain.

Sementara kecepatan rata-ratanya adalah 316,11 mil/jam (508,73 km/jam).

Tidak butuh waktu lama bagi penggemar untuk melihat kejanggalan dalam rekaman yang dirilis oleh SSC dan menimbulkan keraguan atas upaya pemecahan rekor Tuatara.

Lompat ke Januari 2021, percobaan baru yang dimaksudkan untuk membersihkan nama mereka berakhir dengan kecepatan rata-rata 282,9 mil/jam (455,2 km/jam).

Tuatara masing-masing mencatatkan 279,7 mil/jam (450,1 km/jam) dan 286,1 mil/jam (460,4 km/jam) dalam dua run.

SSC kini mengakui bahwa mereka belum mampu menembus batas 300 mil/jam bersama Tuatara.

Namun, perusahaan itu berjanji untuk memperbaiki catatan tersebut dalam upaya top speed berikutnya.

 

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis via Instagram, SSC mengatakan: "Kami ingin mengakui secara resmi bahwa kami tidak mencapai kecepatan yang diklaim semula, 331 mil/jam atau bahkan 301 mil/jam pada Oktober 2020."

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu mengatakan bahwa mereka "benar-benar patah hati" oleh ketidakmampuan untuk melewati batas 300 mil/jam.

Namun, SSC bertekad untuk mencapai target tersebut secara "transparan, resmi, dan tidak diragukan" lewat percobaan baru.

Upaya itu seharusnya terjadi lebih awal, tetapi rencana SSC pada Mei lalu digagalkan oleh kecelakaan yang melibatkan pengangkut mobil yang sedang membawa Tuatara.

Pendiri dan CEO perusahaan, Jerod Shelby, mengatakan kepada Muscle Cars and Trucks awal pekan ini bahwa mereka telah "pulih dari kecelakaan tersebut, dan kami saat ini sedang dalam proses menyiapkan upaya 300 mil/jam."

Ketika SSC sedang mempersiapkan upaya baru, Hennessey dan Koenigsegg diyakini juga melakukan hal yang sama dengan Venom F5 dan Jesko Absolut mereka.

Sementara Bugatti mengatakan bahwa mereka telah selesai mengejar rekor.

Jadi, catatan Chiron Super Sport+ dengan kecepatan 304 mil/jam (dalam satu arah), 2019 lalu, menandai akhir perjalanan brand Molsheim tersebut.

Mereka sekarang fokus dengan kolaborasi yang baru dijalin bersama Rimac.

Galeri: SSC Tuatara 2020