Diam-diam, sepeda motor listrik buatan Indonesia mulai menarik perhatian banyak orang. Seperti yang terjadi di Senegal, di mana sepeda motor listrik asli Indonesia, Gesits mulai mendapatkan order pemesanan.

Ya, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri, pada 8 Juni lalu, Dubes RI di Dakar, Dindin Wahyudin, mempromosikan motor listrik Gesits di Promenade de Thiessois, Thiès, Senegal.

Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan bahwa motor Gesits lahir dari mimpi atas produk motor yang ramah lingkungan dan modern bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Oleh karenanya, Indonesia turut mengajak negara-negara sahabat, termasuk Senegal, untuk turut menggunakan teknologi ramah lingkungan pada kehidupan sehari-harinya.

Apalagi Indonesia telah berhasil membuat pesawat CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia, yang telah dibeli dan dipergunakan oleh Angkatan Udara Senegal sebanyak 3 unit.

Gesits Siap Ekspor ke Senegal
Dubes RI di Senegal uji motor listrik Gesits

Mengingat sejumlah kesamaan dan sejarah panjang hubungan baik di antara kedua negara, Dubes RI Dakar berkeyakinan bahwa motor Gesits akan dapat diterima oleh masyarakat Senegal dengan baik.

Di Senegal, Gesits mendapat kehormatan untuk digunakan sebagai alat transportasi taksi motor di kota Thies, Senegal.

Adalah perusahaan Ndiaye Transport yang berkenan menggunakan Gesits sebagai armada taksi motornya.

Kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat yang hadir.

Tercatat, lebih dari 200 orang telah mengisi formulir pemesanan motor Gesits dan setidaknya 200 unit motor Gesits direncanakan tiba di Senegal pada kuartal III tahun ini.

KBRI Dakar akan memfasilitasi dan memantau pengiriman motor Gesits tersebut ke Senegal agar tiba dengan baik dan sesuai dengan jadwal.

Saat ini, KBRI Dakar juga sedang memfasilitasi pembentukan kerjasama sister city antara kota Bogor dan kota Thiès.

Kegiatan promosi motor listrik Gesits ini juga merupakan perwujudan dari rencana kerja sama tersebut, apalagi pabrik motor Gesits berada di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain itu, diharapkan ke depannya PT Wika Industri Manufaktur selaku produsen Gesits bisa membuka pabrik motor Gesits di kota Thiès.

Jika hal ini terwujud, tidak hanya di Senegal, namun diyakini penyediaan motor ramah lingkungan Gesits akan mampu menembus pasar Afrika lainnya, khususnya di wilayah Afrika Barat.

Gesits Siap Ekspor ke Senegal
Ban Maxxis jadi ban resmi Gesits untuk ekspor

Motor listrik Gesits yang akan dikirim ke Senegal itu juga akan menggunakan ban Maxxis MA-3DN yang dibuat di Indonesia.

Maxxis MA-3DN merupakan salah satu produk teranyar yang diproduksi oleh PT Maxxis International Indonesia. Desain alur yang ada pada Maxxis MA-3DN sangat cocok untuk melibas lintasan basah maupun kering.

Selain itu, daya cengkram yang dihasilkan juga lebih maksimal. Makanya tidak heran jika Maxxis MA-3DN merupakan pasangan yang cocok untuk skuter matik, khususnya yang menggunakan varian ring berukuran 14.

 

Galeri: Motor Listrik BL-SEV01