Honda Automobile Co., Ltd yang bermarkas di Thailand meluncurkan All New Honda Civic generasi ke-11 untuk pertama kalinya di kawasan Asia Oceania.

All New Honda Civic itu kini tampil semakin sporty dan akan menghadirkan fitur Honda SENSING di semua varian. Ini sesuatu yang sangat baik.

Selain itu, All New Honda Civic generasi ke-11 ini juga menghadirkan varian RS dengan desain eksklusif yang tampil lebih sporty.

All New Honda Civic RS itu akan hadir dalam warna hitam di seluruh bagian mobil dan disertai dengan desain knalpot ganda pada bagian belakang mobil.

Galeri: Honda Civic Mugen 2022

Dari sisi eksterior, All New Honda Civic hadir dengan desain sporty nan premium mulai dari front grille hingga pada front bumper.

Sedangkan untuk interiornya, All New Honda Civic tampil dengan interior yang nyaman yang kini menampilkan tiga mode berkendara yang dapat dipilih.

Ketiga mode berkendara itu adalah ECON Mode, Normal Mode, dan Sport Mode di mana masing-masingnya memiliki fungsi spesifik.

Lalu, seluruh varian All New Honda Civic akan mengusung mesin 1,5 liter VTEC Turbo dengan transmisi CVT yang menghasilkan tenaga maksimal 178 daya kuda.

Untuk menambah kenyamanan, All New Honda Civic juga dilengkapi dengan fitur Honda

Smart Key System with Honda Smart Key Card yang hadir untuk pertama kalinya di kelas ini.

Masayuki Igarashi, Chief Officer for Regional Operations (Asia & Oceania) Honda Motor Co., Ltd. Yang juga President dan CEO Asian Honda Motor Co., Ltd. Memberikan komentarnya.

“Sejak diperkenalkan pada 1972, Honda Civic adalah mobil dengan sejarah terpanjang yang dimiliki Honda. “

“Selama hampir 50 tahun, Honda Civic terus berkembang dan menetapkan standar baru dengan setiap generasinya.”

“Honda Civic juga diakui dan dipercaya secara luas oleh konsumen di seluruh dunia dengan penjualan lebih dari 27 juta kendaraan di lebih dari 170 negara.”

“Thailand adalah negara pertama di luar Amerika Utara yang meluncurkan Honda Civic Sedan Generasi ke-11.”

“Hal ini  menunjukkan potensi pertumbuhan yang tinggi dan juga merupakan basis produksi penting di kawasan Asia Oceania.”