Meski memiliki teknologi canggih, Tesla dan fitur autopilot-nya telah menjadi pusat kontroversi selama beberapa tahun terakhir.

Itu karena kecelakaan yang terjadi, beberapa bahkan fatal, mengklaim fitur autopilot itu dapat ditipu dengan berpikir bahwa ada seseorang di belakang kemudi.

Ada beberapa video yang menunjukkan klaim seperti itu, salah satunya berasal dari Consumer Reports.

Namun, ternyata, semua merek mobil yang dilengkapi fitur driver assist system (bantuan pengemudi) serupa bisa ditipu untuk berpikir demikian.

Itulah salah satu temuan yang diungkap kanal Youtube Car and Driver berdasarkan uji coba tertutup mereka yang terbaru.

Uji coba itu melibatkan empat skenario jalan raya dan 17 kendaraan, termasuk merek-merek mobil ternama.

Yang pertama dari empat tes ingin mengetahui, bagaimana fitur bantuan pengemudi cruise adaptif yang diatur pada 60 mil per jam (97 kilometer per jam) dengan lane centering aktif akan bereaksi ketika sabuk pengaman dilepas.

Dalam tes ini, Subaru segera membatalkan semua sistem bantuan pengemudi, sementara Tesla dan Cadillac membatalkan sistem dan mengerem hingga berhenti.

Galeri: Ford BlueCruise: First Drive

Dalam skenario yang sama, tes kedua bertujuan untuk menguji berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan peringatan dan mematikan sistem setelah mengangkat tangan pengemudi di setir.

Yang tercepat dari kelompok itu adalah Cadillac, Ford, Volvo, Toyota, dan Lexus, yang mematikan sistem mereka dalam waktu 21 detik.

Sementara Hyundai baru melakukannya setelah 91 detik, menempuh jarak 1,5 mil (2,4 kilometer).

Tes ketiga mirip dengan tes sebelumnya. Tetapi kali ini, Car and Driver mencoba mengelabui sistem dengan mengaitkan beban pergelangan kaki ke kemudi untuk membuat sistem berpikir bahwa ia masih memiliki tangan di atasnya.

Ini bekerja untuk sebagian besar mobil tetapi tidak dengan kendaraan BMW dan Mercedes di mana sistem bergantung pada sentuhan.

Namun, Car and Driver harus menguji fitur Super Cruise milik Cadillac Escalade secara berbeda.

Sebab saat ini Super Cruise merupakan satu-satunya sistem yang memungkinkan mengemudi lepas tangan di jalan raya akses terbatas yang dipetakan. Mereka harus menutup bagian jalan raya Indiana untuk menguji fitur ini.

Super Cruise menggunakan kamera infra merah untuk mengetahui perhatian pengemudi.

Namun dalam uji Car and Driver bisa disiasati dengan menggunakan kaca mata yang tercetak bola mata palsu.

Ford segera meluncurkan teknologi serupa yang dijuluki BlueCruise, dan Anda dapat membaca ulasan First Drive kami tentang fitur tersebut dalam tulisan kami sebelumnya.

Terakhir dan yang paling kontroversial, Car and Driver menguji apakah mobil-mobil ini bisa berjalan tanpa pengemudi dengan berpindah ke sisi penumpang saat alat bantu mengemudi aktif.

Semua mobil diperbolehkan, dengan sebagian besar dari mereka membutuhkan beban ditempatkan di kursi.

Kami harus menunjukkan bahwa sistem bantuan pengemudi ini hanya dapat ditipu jika pengemudi melakukannya secara sengaja.

Yang berarti ada upaya sadar untuk melewati langkah-langkah keamanan yang dibuat oleh pabrikan pembuat mobil.

Tapi pada zaman video viral, lelucon, dan konten tidak cerdas lainnya demi dapat view dan like, apa yang bisa menghentikan seseorang di luar sana untuk tidak melakukannya?