Halaman Instagram GM Design adalah harta karun imajinatif yang penuh dengan hal-hal inovatif, brilian, juga kontroversial.

Dan postingan terbaru GM Design menggambarkan interior futuristik untuk mobil sebuah sport.

Postingan GM itu tidak merinci untuk model apa interior tersebut dirancang.

Meskipun roda kemudi persegi panjang memiliki fitur depan dan tengah yang merupakan interpretasi lencana Camaro merah, putih, dan biru. Benarkah?

Sayangnya, ini hanya sketsa desain belaka dan tidak jelas apakah Camaro akan mendapatkan pembaruan pada interior untuk model generasi ketujuhnya.

Sketsa tersebut dibuat oleh desainer Tristan Murphy. Sketsanya terlihat memamerkan interior yang berfokus pada pengemudi yang mencoba menghilangkan kluster instrumen digital yang merepotkan.

Murphy menggantinya dengan tampilan head-up dan dua layar yang lebih kecil di samping yang terasa seperti interior mobil evolusi alami.

Terlihat juga ada indikator yang terintegrasi di bagian atas roda kemudi dengan paddle shift yang menyembul di belakangnya.

 

Konsol tengah tampaknya menampilkan tombol transmisi model tekan ala GM yang berada di belakang apa yang tampak seperti trackpad yang menonjol dan ruang penyimpanan yang dalam.

Tampilan fitur infotainment berada di bawah bagian atas dasbor, hampir seperti terselip di bawahnya.

Ini adalah desain interior yang sangat sederhana dan bersih yang akan terlihat bagus bagi iterasi Camaro, meskipun kita tidak tahu apakah model itu akan bertahan hidup cukup lama.

Sebagaimana fakta yang ada, penjualan Camaro telah berkurang dari tahun ke tahun. Hal itu kemudian memicu desas-desus tentang senjakala model legendaris ini.

Coba lihat, sepanjang paruh pertama tahun ini, Chevy hanya menjual di bawah 10.000 unit Camaro.

Angka itu jauh di bawah para pesaingnya yang menembus rata-rata 30.000 penjualan untuk periode yang sama.

Sebuah rumor baru yang beredar menyatakan bahwa Camaro dapat berlanjut sebagai sedan all-electric, meskipun kita akan percaya jika kita melihatnya langsung.

Jika itu benar terjadi, maka bisa jadi Camaro saat ini akan menjadi Camaro bermesin ICE terakhir yang bisa Anda nikmati.

Kemudian lagi, sepertinya Ford menemukan kesuksesan dengan crossover Mustang Mach-E-nya. Ini barangkali bisa menjadi alasan bagi GM untuk menghentikan produksi Camaro bermesin pembakaran internal.

Ya, segalanya sangat memungkinkan, seperti kami yang ingin melihat interior ini di Camaro dua pintu generasi berikutnya.

Galeri: Chevrolet Camaro LT1 2020: Plus dan Minus