Teknologi fast charging menjadi salah satu fitur yang diperhitungkan saat akan membeli smartphone. Kemampuan mengisi daya baterai dalam waktu singkat membuat banyak calon pembeli melirik fitur ini.

Beberapa smartphone yang memiliki fitur fast charging bahkan dapat mengisi daya dari 0% hingga 100% hanya dalam waktu kurang dari 90 menit.

Hal ini tentunya menjadi fitur yang dinanti-nantikan mereka yang bekerja dengan mobilitas tinggi yang kadang tidak memiliki waktu untuk mengisi daya.

Namun, dalam waktu dekat, fitur fast charging tidak hanya akan ditemui dalam dunia smartphone, namun juga dalam dunia otomotif, khususnya dalam pasar mobil listrik.

Kehadiran fitur ini tentunya sangat dinantikan oleh para pengguna mobil listrik. Pasalnya, selama ini kendala yang sering dikeluhkan adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya baterai mobil.

Bahkan, butuh waktu berjam-jam untuk mengisi baterai mobil sampai penuh dari keadaan kosong. Hal ini makin dipersulit dengan jumlah stasiun pengisian daya yang masih terbatas.

Dengan fitur fast charging pada mobil listrik, diharapkan para pengguna dapat memangkas waktu pengisian sehingga efektivitas dalam mobilitas dapat meningkat.

SUV elektrik keluaran GAC, Aion V, yang baru akan masuk pasar Cina pada September mendatang, akan menjadi game changer.

Dalam demo yang dilakukan akhir Juli, GAC Aion V mampu mengisi baterai hingga 80% hanya dalam waktu 4 menit.

Meski belum terverifikasi secara independen, namun angka tersebut membuncahkan harapan untuk mengisi daya baterai mobil listrik secepat mengisi bensin di SPBU.

Adapun data di atas berlaku untuk tipe 6C, yang diklaim mampu menempuh 1.000 km dalam sekali pengisian.

Sedangkan versi lain, 3C, dengan kemampuan menempuh jarak 500 km untuk sekali pengisian, kecepatan pengisiannya masih belum tinggi.

Pihak pabrikan juga mengklaim bahwa baterai Aion V masih bisa bertahan hingga 1 juta km sebelum harus diganti, asalkan baterai tidak terekspos suhu terlampau tinggi.

Baterai Aion V juga disebut akan tetap awet, kendati di sering diisi hingga kapasitas maksimal, yang juga merupakan hal baru di industri mobil listrik.

 

Galeri: GAC Aion V - SUV Listrik