Para penggemar motorsport tentunya tak asing dengan Nurburgring. Sirkuit ini memang dikenal sebagai salah satu trek paling ikonik dalam sejarah balap motor maupun mobil.

Terletak 92 km di selatan Cologne, Jerman, Nurburgring terdiri dari dua bagian yang berbeda.

Bagian pertama adalah lintasan sirkuit yang digunakan untuk balapan, yang memiliki panjang trek 5,148 km.

Sedangkan bagian kedua adalah Nordschleife, jalan bebas hambatan berkelok yang mengelilingi sirkuit. Panjang lintasannya 20,9 km

Pada 2012, seorang pembalap profesional, Andy Carlile, memecahkan rekor waktu putaran di Nordschleife dengan 7 menit 10 detik.

Hebatnya, rekor tersebut dipecahkannya dengan "hanya" mengendarai motor jalanan, Yamaha R1 keluaran 2005, yang sebelumnya sempat mengalami kecelakaan.

Kini, 16 tahun berselang, Carlile berniat memecahkan rekor yang lebih gila lagi, menaklukkan Nordschliefe dalam kondisi basah. 

 

Carlile sendiri saat ini memang tercatat sebagai salah satu pekerja di Nurburgring dan telah menuntaskan ribuan lap.

Namun, fakta tersebut tidak serta merta mengurangi risiko membalap di Nurburgring. Bahkan, bagi seorang profesional, membalap di Nurburgring tetaplah berbahaya.

Dalam video terlihat bagaimana buruknya kondisi Nordschliefe usai diguyur hujan. Beberapa sektor terlihat mengering, namun sektor lain cukup tergenang air.

Terlebih, menurut informasi, beberapa saat sebelum Carlile menjajal aksinya tersebut, hujan sangat deras mengguyur Nurburgring.

Kembali, Carlile menunggangi motor Yamaha R1-nya, namun kali ini dilengkapi dengan ban basah keluaran Dunlop.

Penonton dibuat menghela napas saat Carlile menurunkan kecepatan secara drastis saat melintasi berbagai tikungan.

Setelah sekitar 10 menit yang mendebarkan, Carlile akhirnya menuntaskan putarannya tanpa insiden berarti.

Nurburgring dibangun pada 1927. Sejak saat itu, tercatat puluhan pembalap meninggal di sirkuit ini.

Pembalap legendaris Formula 1, Jackie Steward, bahkan menyebut Nurburgring sebagai "Neraka Hijau" saking berbahayanya sirkuit ini.

Karakteristik sirkuit yang penuh dengan tikungan, tanjakan, dan turunan membuat Nurburgring jadi salah satu trek paling berbahaya sepanjang sejarah.

Salah satu insiden Nurburgring yang paling diingat adalah saat juara dunia F1 tiga kali, Niki Lauda, hampir meregang nyawa pada 1976.

Saat itu, mobil yang ditumpangi Lauda menghantam pagar pembatas. Tak berselang lama, nyala api menyelimuti mobil tersebut, membuat sang pembalap nyaris terbakar hidup-hidup.

Ajaibnya, Lauda berhasil keluar dari kobaran api, meski mengalami luka bakar serius dan infeksi di paru-paru.

Sayang, Nurburgring saat ini berada di ambang kebangkrutan. Pemerintah Jerman bahkan telah menggelontorkan dana 300 juta dolar (sekitar Rp4 triliun) untuk menyelamatkan sirkuit ini pada 2012.

Bernie Ecclestone, mantan bos F1, juga dikabarkan sempat ingin membeli sirkuit ini pada 2015, namun rumor ini tidak terbukti.

Galeri: 10 Hal Menarik soal Nurburgring