Krisis demi krisis terus menghantui dunia otomotif. Sebelumnya banyak pabrikan yang terkena dampak krisis chip atau semikonduktor sehingga terpaksa menghentikan produksinya.

Atau, tetap berproduksi namun tidak dengan komponen lengkap. Seperti terjadi pada Volkswagen Fox di Brasil yang diproduksi tanpa layar infotainment belum lama ini.

Belum lagi dampak pandemi global Covid-19 yang sudah terjadi setahun lebih, hingga memorak- porandakan penjualan sebagian besar produk otomotif.

Dan kini giliran General Motors (GM) yang diduga menghentikan penjualannya. Tapi kali ini bukan mobilnya, melainkan produk mesin turbo-diesel Duramax 3.0 liter LM2.

Penyebabnya adalah krisis pemasok. Itu jika kita percaya kepada lampiran anonim yang dikirim ke forum The Fast Lane Truck.

Lampiran tersebut menyampaikan salinan pesan yang dikirim ke operator dealer dan manajer penjualan GMC, tertanggal 27 Agustus 2021 lalu.

Menurut pesan itu, "ketersediaan mesin diesel LM2 telah berubah menjadi nol" karena kekurangan pemasok pada menit-menit terakhir.

Sebagai catatan, lampiran yang dikirim tidak menyebutkan secara spesifik mengenai penyebab kekurangan pemasok, dan juga tidak menentukan rencana masa depan apa pun untuk mengatasinya.

Itu, bagaimanapun, mendorong para dealer untuk menawarkan produk-produk bertenaga bensin (5,3 liter V8 dan 6,2 liter V8) dengan menghilangkan pemesanan untuk diesel.

Galeri: GMC Yukon Denali 2021: First Drive

Saat ini, mesin turbo-diesel Duramax 3.0 liter LM2 menggerakkan berbagai truk dan SUV produk General Motors.

Sebut saja di antaranya Chevrolet Silverado, Chevrolet Tahoe, Chevrolet Suburban, GMC Yukon, GMC Sierra, dan Cadillac Escalade.

Tapi, kami ingin mengingatkan Anda bahwa laporan ini masih diajukan sebagai rumor. Setidaknya sampai GM merilis pernyataan resmi tentang masalah ini.

Kami menduga, akan lebih banyak berita tentang penghentian produksi yang bermunculan dalam minggu mendatang, jadi kami akan waspada.

Hingga tulisan ini dibuat, opsi mesin diesel Duramax masih tersedia untuk kendaraan yang disebutkan melalui situs web yang berlaku.

Sementara itu, Ford juga diduga menghentikan opsi mesin diesel dari jajaran F-150 dalam laporan serupa pada bulan Juli 2021.

Mesin diesel 3.0-liter PowerStroke V6, yang mejalani debutnya pada tahun 2018 dengan F-150 generasi sebelumnya, dilaporkan akan meninggalkan jajaran opsi mesin untuk truk pikap terlaris itu.

Tetapi alasan spesifik tidak disebutkan dalam laporan dari Ford sebelumnya.

Sama seperti diesel Duramax, mesin PowerStroke V6 tetap sebagai pilihan pada konfigurator online Ford hingga tanggal penerbitan artikel ini.