Mercedes-Benz kini berada dalam jalur perang elektrifikasi, di antaranya dengan memperkenalkan EV khusus seperti sedan full-size EQS.

Juga, dengan mengubah model yang ada menjadi daya baterai. Mercedes-Benz EQB 2022 adalah contoh yang terakhir.

Dibuat berdasarkan crossover GLB-Class yang dicintai penggemarnya, Mercedes-Benz EQB 2022 telah menjalani debutnya pada April 2021 dalam ajang Shanghai Auto Show di Cina.

Model terbaru dari Mercedes-Benz ini juga telah dikonfirmasi untuk pasar Amerika Utara dalam trim EQB 300 dan EQB 350.

Kemudian perusahaan asal Jerman itu memamerkan “bayi” barunya tesebut dalam pameran IAA 2021 di Munich (Munich Motor Show) pada 6-12 September 2021, menandai debut Eropa mereka.

Kedua trim itu akan jadi standar dengan penggerak semua roda (AWD), berkat motor listrik yang dipasang di depan dan belakang. Baterai lithium-ion 66,5 kilowatt-jam memberikan tenaga penggerak.

Menurut Mercedes, kedua model itu akan menempuh jarak 419 kilometer (260 mil) pada skala WLTP yang optimistis. Kami mengasumsikan range atau jarak tempuh EPA-nya sekitar 230 mil atau lebih.

Angka-angka itu lebih kecil dibandingkan dengan Audi Q4 E-Tron, yang dapat menempuh hingga 488 km (303 mil) per isi daya dalam pengujian WLTP.

Juga Tesla Model Y, yang dapat menempuh lebih dari 300 mil di antara pengisian daya.

2022 Mercedes-Benz EQB 350 Exterior
2022 Mercedes-Benz EQB 350 Exterior
2022 Mercedes-Benz EQB 350 Interior

EQB 300 akan memiliki output 225 tenaga kuda dan torsi 288 pound-feet (302 kilowatt dan 390 newton-meter).

Itu merupakan angka yang mengalahkan Mercedes-Benz GLB 250 bertenaga bensin dengan output 221 hp dan torsi 258 lb-ft (165 kW dan 350 Nm).

Jika itu tidak cukup, EQB 350 menawarkan tenaga 288 hp dan torsi 384 lb-ft (215 kW dan 521 Nm). Mercedes belum merilis perkiraan kecepatan tertinggi atau angka akselerasi.

Tetapi dengan lonjakan torsi listrik instan, kami menganggap keduanya akan dapat melaju dalam kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan dengan mudah.

Mercedes mengatakan versi penggerak roda depan (FWD) akan mengikuti, serta mesin jarak jauh yang mungkin juga mendapatkan lebih banyak tenaga.

Seperti GLB bertenaga bensin, EQB menawarkan tempat duduk hingga tujuh penumpang.

Sedangkan untuk Amerika Serikat, tata letak lima penumpang dengan bangku belakang yang dapat direbahkan 60/40 akan menjadi standar.

Sedangkan penyesuaian untuk kursi belakang akan menjadi opsional untuk memungkinkan lebih banyak ruang kargo atau ruang kaki belakang.

Paket kursi baris ketiga yang tersedia mencakup penyesuaian geser baris kedua, serta bangku belakang split 50/50 yang menurut Mercedes dapat menampung orang dewasa dengan tinggi 163 cm.

Bagian bawah kursi yang rendah dan pendek menyiratkan bahwa penumpang tersebut akan menderita karena leg room yang terbatas.

Tetapi perusahaan itu masih mendapat pujian untuk membuat tujuh kursi yang panjangnya hanya 184,7 inci.

2022 Mercedes-Benz EQB 350 Exterior
2022 Mercedes-Benz EQB 350 Exterior
2022 Mercedes-Benz EQB 350 Interior
2022 Mercedes-Benz EQB 350 Interior

Untuk membedakan varian GLB yang funky dan berbentuk kotak (boxy) dari rekanannya yang serba-elektrik, lihatlah karya fasia depannya yang unik.

Yaitu dengan memakai bilah lampu LED lebar penuh dan masker wajah hitam mengilap yang menjadi simbol Mercedes-EQ.

Fender palsu EQB menyimpang dari EQS bulat dengan palang kembar yang membagi dua lambang Mercedes besar.

Serta, cincin trim krom di sekitar tepi yang lebih mirip SUV Mercedes-Benz konvensional.

Pada bagian belakang, terdapat elemen pencahayaan lebar penuh lainnya yang tampak menonjol, apalagi mobil ini tidak memiliki knalpot.

Pilihan roda yang unik mencakup dua desain 20 inci dengan aksen emas mawar atau biru.

Interiornya mendapat kilatan warna cerah yang serupa, dengan pink pucat atau biru elektrik muncul di outlet HVAC berbentuk turbin, mood lightning pada dasbor, dan aksen kursi.

Beberapa sentuhan khusus EQ lainnya termasuk klaster instrumen digital standar 10,3 inci dan tampilan infotainment dengan navigasi augmented-reality.

Navigasi tersebut juga dapat mengoptimalkan rute yang sesuai jarak tempuh EV dan opsi pengisian daya.

Didukung oleh iterasi terbaru dari perangkat lunak MBUX, sistemnya harus lebih intuitif daripada interface GLB yang menyenangkan.

Harga untuk Mercedes-Benz EQB ini belum terungkap, tidak mengejutkan karena SUV ini tidak akan memasuki pasar AS hingga awal tahun depan.

Tetapi Mercedes pernah mengakui pesaing targetnya adalah Audi Q4 E-Tron, Tesla Model Y, dan Volkswagen ID.4.

Itu membuat kami menganggap EQB 300 ini akan mulai dengan harga kurang dari 50.000 dolar AS (Rp711 juta).

Harga tersebut naik menjadi 70.000 dolar AS (Rp995 juta) atau lebih untuk EQB 350 jika setiap opsi dipergunakan.

Model penggerak roda depan (FWD) yang akan debut nanti bisa masuk dengan harga kurang dari 40.000 dolar AS (Rp568 juta).

Sehingga, membuat Mercedes-Benz ini sebagai entry-level yang masuk ke ruang utilitas EV mewah yang sedang berkembang.

Jika tidak ada yang lain, EQB adalah pengganti yang menarik dan serbaguna sebelum Mercedes menjadi serba-listrik pada tahun 2030.

Galeri: Mercedes-Benz EQB 2022