Model e-up! adalah upaya sederhana dari Volkswagen untuk menawarkan mobil listrik entry-level.

Namun, Anda harus menunggu sampai pertengahan dekade untuk EV bespoke terjangkau dari Wolfsburg tersebut.

Hal itu karena konsep ID.Life, yang memulai debutnya hari ini di IAA Munchen, belum akan hadir dalam versi produksi hingga 2025, ketika dia ditempatkan di bawah hatchback listrik kompak ID.3.

iaa-mobility-2021

Lihat semua berita tentang IAA MOBILITY

Tidak seperti saudaranya yang lebih besar dan mengirimkan tenaga ke roda belakang, mobil konsep ini telah direkayasa sebagai EV front wheel drive pada versi singkat dari platform MEB serupa yang diadaptasi khusus untuk city car.

E-motornya mengemas pukulan yang cukup apik, menghasilkan 231 daya kuda (172 kW) dan torsi 290 Newton-meter (214 pound-feet) ke roda depan,

Tenaga itu cukup untuk melesatkan mobil dari 0-62 mil/jam (100 km/jam) dalam 6,9 detik, dengan kecepatan maksimal mencapai 112 mil/jam (180 km/jam).

Galeri: Volkswagen ID.Life - IAA 2021

VW ID.Life mendapatkan energi yang diperlukan dari baterai berkapasitas 57 kWh (62 kWh kotor), bisa menyediakan jangkauan sekitar 249 mil (400 km) berdasarkan siklus WLTP.

Paket ini mendukung pengisian cepat DC, yang berarti jangkauan 101 mil (163 km) bisa tercapai hanya dalam 10 menit.

Punya waktu empat tahun sebelum diluncurkan, akan menarik dilihat apakah VW akan meningkatkan angka-angka tersebut untuk versi produksinya.

Mengingat hampir semuanya harus beraroma SUV akhir-akhir ini, VW pun merancang konsep ID.Life sebagai "city car dengan karakter crossover."

Model ini memiliki ground clearance yang besar - 190 milimeter (7,5 inci) - dikombinasikan dengan sudut pendekatan 26 derajat dan sudut keberangkatan 37 derajat.

Dikembangkan pada platform EV bespoke, konsep ini juga sangat luas dan praktis, walaupun ukurannya mungil: panjang 4.091 mm (161,6 inci), lebar 1.845 mm (72,6 inci), dan tinggi 1.599 mm (63 inci).

Dia secara signifikan lebih pendek dari Golf Mk.8, namun jarak sumbu roda ID.Life sepanjang 2.650 mm (104,3 inci) unggul dari mobil terlaris VW tersebut.

Jarak antargandar yang lebar memberikan ruang kaki belakang cukup luas pada mobil konsep listrik ini, ditambah kapasitas kargo yang sangat baik.

Anda bisa mendapatkan volume hingga 1.285 liter (45,3 kaki kubik) setelah melipat kursi belakang dan kursi penumpang.

Kompartemen penyimpanan belakang saja sudah bisa menampung 225 liter kargo, ditambah lagi 108 liter di bawah lantai muatan.

Para insinyur VW juga telah menciptakan ruang penyimpanan 68 liter di area depan, di mana masih ada ruang lain dengan volume sekitar 8 liter untuk menyimpan kabel pengisian daya.

Bicara soal penyimpanan, salah satu fitur yang apik adalah saku pintu, karena berfungsi ganda sebagai bantalan pengisian induktif untuk smartphone.

VW ID.Life menukar kaca spion biasa dengan kamera, untuk aerodinamika yang lebih baik.

Dan kaca spion di dalam juga telah digantikan oleh kamera untuk menampilkan rekaman pada layar sembilan inci.

VW memasang layar proyeksi yang dapat ditarik dan dilengkapi dengan konsol game. Namun, kami yakin fitur ini tidak akan ada pada mobil produksi 2025.

Dipamerkan di IAA Munchen 2021, VW ID.Life akan berubah menjadi EV mungil yang dapat Anda beli pada 2025 (dua tahun lebih awal dari rencana), dengan banderol mulai 20.000 euro (Rp337,8 juta).

Jika memilih versi yang terisi lengkap, Anda akan dikenakan biaya 25.000 euro (Rp422,2 juta).

Sebagai perbandingan, VW ID.3 termurah yang ada di pasar Jerman dijual mulai dari 35.460 euro (Rp598,7 juta).

Galeri: VW ID. Life Concept

Galeri: Volkswagen ID. Life Concept