Tahun lalu, Bahrain Raid Xtreme (BRX) meluncurkan tunggangan off-road liar yang dibangun oleh Prodrive dengan masukan ide yang cukup besar dari desainer legendaris Ian Callum.

Model itu disebut Hunter, tujuannya adalah untuk menaklukkan Reli Dakar yang melelahkan, sayangnya mobil itu tidak memenuhi harapan.

Dengan peraturan T1+ yang diperbarui sekarang untuk kelas T1, Prodrive memasang beberapa peningkatan untuk membuat Hunter T1+ menjadi seperti yang terlihat di sini.

Perubahan terbesar dari versi sebelumnya – secara kiasan dan harfiah – adalah beralih ke roda 17 inci dengan ban 37 inci.

Model sebelumnya menggunakan roda 16 inci dengan ban 32 inci, dan itu terbukti menjadi beban bagi BRX di reli 2021.

Meskipun memiliki legenda reli Sebastian Loeb di belakang kemudi, beberapa ban bocor dan lengan suspensi yang patah menyebabkan BRX tidak bisa mencapai garis finish di Reli Dakar.

Sementara mobil BRX kedua yang dikendarai oleh Nani Roma berhasil meraih finish kelima.

Galeri: Prodrive Hunter T1+

Dengan ban yang lebih besar, kinerja suspensi juga semakin tinggi. Hunter T1+ mendapatkan travel suspensi 70 mm (2,75 inci), dari total 280 mm menjadi 350 mm.

Untuk menangani beban ekstra, Prodrive memasang driveshaft dan diferensial baru. Dan tentu saja, bodinya dimodifikasi agar sesuai dengan semuanya.

Ian Callum dipanggil untuk semua jenis penyesuaian yang membutuhkan perubahan pada sekitar setengah panel bodi Hunter.

Sekarang, Hunter sedikit lebih lebar dan sedikit lebih tinggi, tetapi masih membawa penampilan agresif yang khas, persis ketika debut pertama kalinya.

"Kami sangat senang penyelenggara telah mengatasi perbedaan peraturan antara buggy dan mobil T1 berpenggerak empat roda, di mana ban yang lebih besar memiliki keunggulan dibandingkan medan kasar," kata Kepala Tim BRX Gus Beteli.

"Kami telah belajar banyak pada debut kami tahun ini dan telah menempatkan semua pembelajaran ini untuk meningkatkan mobil dan percaya Hunter T1+ baru kami adalah langkah maju yang signifikan."

Sebastian Loeb dan Nani Roma akan kembali sebagai pembalap di Hunter T1+ untuk Reli Dakar 2022 pada Januari 2022.