Pertamina menjalin kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk bersama-sama melakukan percepatan Pertashop di desa-desa.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta kepala daerah mendukung pelaksanaan program Pertashop.

Program kerja sama ini dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Misalnya, membuka lapangan kerja, memudahkan akses terhadap bahan bakar minyak (BBM), hingga mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

“Kita berharap program ini dapat didukung oleh teman-teman kepala daerah karena sangat positif manfaatnya,” ujar Mendagri.

Untuk itu, Mendagri menjelaskan sejumlah langkah yang dapat dilakukan kepala daerah dalam mendukung program Pertashop.

Salah satunya, dengan memudahkan izin pembangunan Pertashop dengan mengacu pada Surat Mendagri terkait perizinan pembangunan Pertashop.

Selain itu, Mendagri juga meminta kepala daerah agar gencar mensosialisasikan dan mendorong kepala desa supaya antusias menyambut program Pertashop.

Para kepala daerah juga diminta untuk membantu kepala desa dalam memilih lahan yang tepat sebagai lokasi pembangunan unit Pertashop.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengapresiasi dukungan Kemendagri dalam percepatan Pertashop terutama dalam mempercepat proses perizinan dan memberikan perpanjangan dispensasi perizinan.

“Pertashop telah mendorong peningkatan jumlah kecamatan yang memiliki lembaga penyalur resmi BBM dari 3.300 kecamatan, saat ini sudah 4.400 kecamatan."

"Artinya jika sebelumnya baru 47% kecamatan yang sudah memiliki penyalur sendiri, saat ini meningkat menjadi 62% kecamatan di seluruh Indonesia,” ujar Nicke.

Menurut Nicke, Pertamina mengemban amanah menjalankan UU Energi No 30 tahun 2007 sehingga bukan hanya menjaga kecukupan pasokan secara nasional.

Tapi juga memberikan kemudahan akses yang sama untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Karena itu, Pertashop perlu terus didorong karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat di desa-desa.

Selain aksesibilitas yang memberikan kemudahan untuk masyarakat, Pertashop juga bersifat affordability, karena harganya terjangkau oleh masyarakat.

“Pertashop memberikan jaminan harga dan kualitas BBM bagi masyarakat desa, mengingat harga Jual BBM di Pertashop sama dengan di SPBU."

"Rata-rata penyaluran BBM berkualitas melalui Pertashop terus meningkat, bahkan di beberapa lokasi ada yang mencapai 2.000 liter per hari,” kata Nicke.

Kehadiran Pertashop di pelosok desa, bisa menjadi salah satu solusi membangun ketahanan energi sekaligus menjadi lokomotif baru pengembangan ekonomi desa serta pembukaan lapangan kerja.