Polaris Slingshot adalah kreasi yang berani. Sebuah kendaraan beroda tiga yang terasa seperti mencoba mengaburkan batas antara mobil dan sepeda motor.

Jiwa “berani” memang sudah ada dalam diri kendaraan ini, tetapi para builder di bengkel tuner Gas Monkey Garage sepertinya masih kurang puas.

Mereka pun memiliki kesempatan untuk menambahkan sentuhan mereka sendiri ke model tersebut, yang diprakarsai oleh Richard Rawlings dan krunya.

sema-show

Lihat semua berita tentang SEMA Show

Ini adalah kendaraan off-roader roda tiga yang membutuhkan modifikasi ekstensif untuk mengakomodasi suspensi yang direvisi dan bannya yang lebih besar.

Untuk itu, tuner Gas Monkey Garage harus membuat banyak suku cadang baru untuk memodifikasi Polaris Slingshot ini.

Termasuk komponen suspensi vital seperti lengan kontrol (control arm) baru, tie rod end, dan lengan ayun belakang (rear swing arm), yang terbukti menjadi bagian paling sulit untuk dibuat.

Ketinggian berkendara yang baru pada kendaraan ini membuatnya sulit untuk menyempurnakan geometri suspensi belakang Slingshot.

Ketinggian berkendara yang baru juga mengharuskan tuner tersebut membangun kap khusus yang memungkinkan suspensi masuk melaluinya.

Galeri: Polaris Slingshot dari Gas Monkey Garage

Polaris Slingshot juga memiliki bumper depan baru, yang menghilangkan banyak pencahayaan dan ventilasi ekstra yang biasanya Anda temukan pada unit orisinal.

Sebagai gantinya, ada bumper depan custom dengan skid plate yang memberikan ground clearance lebih tinggi.

Gas Monkey Garage juga memasang rock slider khusus yang memanjang ke belakang kendaraan off-road ini untuk dihubungkan ke roll cage.

Pada bagian atasnya, terdapat rak atap khusus dan lampu off-road KC. Ban Nitto berukuran 35 inci membungkus roda bawaan, meskipun ada percikan oranye untuk beberapa kontras.

Cat warna tan gurun dan aksen vinil oranye melengkapi perubahan eksterior kendaraan tersebut, yang terlihat siap menghadapi berbagai medan ganas dan kasar.

Proyek ini dimulai sebagai gambar sebelum kru mulai bekerja, tetapi tidak semua ide tersebut diterjemahkan secara sempurna dari kertas itu.

Ada rencana untuk menyediakan ban cadangan yang dipasang di belakang, meskipun proporsinya tidak tepat saat dipasang. Malah, sepasang jerigen justru terlihat sempurna saat dipasang di belakang.

Satu hal yang cukup disayangkan, video maupun gambar di atas tidak menampilkan Polaris Slingshot yang sedang diuji di medan off-road yang berat.

Sehingga, kita belum bisa melihat aksi Polaris Slingshot melewati bebatuan, tanah liat, tempat becek/basah, maupun pegunungan.