Suzuki Indonesia makin memperluas pasar ekspor di belahan dunia. Mereka kini memiliki negara tujuan ekspor terbaru untuk mobil maupun sepeda motor buatan dalam negeri.

Hal tersebut ditegaskan Production Planning Control Assistant to Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor, Apriyanto.

"Sekarang kami akan melebarkan sayap di negara-negara Blue Ocean sebagai strategi ekspor kami ke depannya," ucap Apriyanto dalam pemaparannya di GIIAS 2021, Rabu (17/11/2021).

Strategi Blue Ocean ini dilancarkan untuk makin menumbuhkan negara-negara baru tujuan ekspor yang belum banyak terjamah oleh para produsen otomotif lainnya.

"Kami sengaja merancang strategi ini, karena banyak negara yang belum terjamah padahal memiliki potensi besar untuk dieksplorasi," Apriyanto menjelaskan.

Negara-negara baru yang akan disambangi oleh kendaraan Suzuki adalah negara-negara di wilayah Timur Tengah, Eropa, Amerika Latin, dan Asia.

"Kami baru saja mendapatkan izin untuk membawa kendaraan kami ke negara Irak, dan juga nanti dalam waktu dekat kami juga akan menyasar Malaysia untuk kendaraan roda dua (motor)," ujar Apriyanto.

Untuk wilayah Malaysia, Suzuki Indonesia akan membawa sepeda motor Suzuki FU 150, GSX-R 150, dan GSX-S 150.

Untuk Irak yang baru dua bulan mendapatkan izin, mereka akan membawa kendaraan niaga seperti New Carry Pick Up.

Dengan dibukanya destinasi ekspor baru, Suzuki yakin pihaknya akan mendapatkan hasil yang baik dengan penerimaan yang baik pula dari masyarakat di negara-negara itu.

Suzuki menjabarkan hasil ekspor mereka selama setahun ini. Mereka mencatatkan peningkatan dari periode Januari–Oktober 2021 sebesar 34 persen (CBU dan CKD), bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam hal ini, kategori CBU (Completely Built Up), Suzuki XL7 berkontribusi 39 persen.

Sedangkan untuk kategori CKD (Completely Knock Down), Karimun Wagon R masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi mencapai 95 persen.

Sepanjang Januari-Oktober 2021, Suzuki mengekspor ke 49 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Oseania, hingga Afrika.

"Peningkatan angka ekspor Suzuki memperlihatkan mulai pulihnya pasar otomotif dunia, terutama negara-negara tujuan ekspor mobil unggulan produksi Suzuki Indonesia, “ kata Apriyanto.

“Untuk Suzuki XL7 dan Karimun Wagon R, negara-negara seperti Pakistan, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Meksiko adalah beberapa negara yang subur pasar otomotifnya," ujarnya.

Suzuki juga menargetkan negara-negara ekspor kendaraan roda empat mereka akan terus berkembang hingga ke 52 negara tujuan pada tahun ini.

Galeri: Suzuki Carry Pick Up 2021 (Hitam)