Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021, yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 24 – 26 November 2021, di Kawasan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan, Banten juga diikuti oleh pabrikan Mitsubishi.

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan 2 (dua) unit display di booth Mitsubishi Motors IEMS 2021 yaitu Mitsubishi Outlander PHEV dan Mitsubishi Minicab MiEV.

Mitsubishi Outlander PHEV dikenal sebagai SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) unggulan Mitsubishi Motors yang telah dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2019.

Outlander PHEV banyak berpartisipasi dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Outlander PHEV berfungsi sebagai kendaraan yang memberikan pasokan listrik di daerah yang mengalami bencana alam sehingga memperlancar proses bantuan kemanusiaan.

Sementara Mitsubishi Minicab MiEV dikenal sebagai kendaraan niaga yang sepenuhnya menggunakan tenaga Listrik.

Model ini telah membuktikan ketangguhannya dan keandalannya di Jepang sebagai kendaraan operasional perusahaan logistik.

Booth Mitsubishi Motors juga dilengkapi dengan panel surya, fasilitas pengisian daya serta penjelasan informasi mengenai skema dan fungsinya untuk pengisian daya mobil listrik Mitsubishi.

MMKSi juga menggelar demonstrasi fungsi discharging Outlander PHEV untuk berbagai peralatan elektronik yang digunakan sehari-hari dengan daya AC hingga 1.500W.

MMKSI juga menyediakan 1 unit Outlander PHEV dan 1 unit Minicab MiEV sebagai unit test drive, yang dapat digunakan peserta dan pengunjung pameran, guna memberikan impresi langsung berkendara serta manfaat fungsionalitasnya.

Mitsubishi hadir di IEMS
Mitsubishi hadir di IEMS

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI mengatakan, partisipasi MMKSI dalam ajang kendaraan Listrik IEMS 2021 merupakan salah satu wujud komitmen berkelanjutan Mitsubishi dalam mendukung pemerintah Indonesia dalam membangun lingkungan pendukung kendaraan listrik.

Mitsubishi Motors, lanjut Nakamura, memiliki strategi kedepan mengenai mobil listrik, di mana di dalamnya terdapat hybrid electric vehicle, plug-in hybrid electric vehicle, hingga battery electric vehicle.

"Kami berupaya mencari yang terbaik dengan mengkombinasikan ketiganya dan akan melakukan yang terbaik dalam membuat strategi xEV di Indonesia."

"Kami percaya inisiatif pemerintah dengan pemberian insentif untuk mobil listrik merupakan langkah untuk mempercepat transisi pemanfaatan kendaraan listrik ke skala yang lebih luas dan menekan emisi gas buang di Indonesia,” ujar Nakamura.